Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Warga Pidie Jaya dan Aceh Tamiang Dapatkan Rp165 Ribu per Hari via Cash for Work Pembersih Lumpur

4 jam yang lalu

Pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Aceh terus bergerak cepat memulihkan wilayah terdampak banjir. Program pembersihan lingkungan dengan skema Cash for Work melibatkan ratusan warga di dua kabupaten, Pidie Jaya dan Aceh Tamiang, memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

Di Pidie Jaya, 375 orang terdiri dari Satpol PP, Linmas, relawan pemadam kebakaran, dan warga umum membersihkan Gampong Meunasah Lhok dan Meunasah Raya. Sementara di Aceh Tamiang, 400 warga lokal turut serta dalam aksi serupa. Setiap pekerja menerima Rp165.000 per hari, terdiri dari uang lelah Rp120.000 dan uang makan Rp45.000.

Manfaat Ganda Program Cash for Work

  • Pemulihan Lingkungan: Membersihkan lumpur sisa banjir di dua gampong di Pidie Jaya dan wilayah terdampak di Aceh Tamiang.
  • Penguatan Ekonomi: Warga mendapatkan penghasilan instan pasca lebaran, membantu kebutuhan rumah tangga.
  • Transparansi Dana: Safrizal ZA, Kepala Posko Wilayah Aceh, menekankan distribusi dana langsung dan transparan kepada pekerja.
  • Gotong Royong: Program ini mendorong semangat gotong-royong sambil memprioritaskan hak ekonomi masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memastikan wilayah terdampak di Aceh pulih dengan standar yang lebih baik (build back better).

Warga Pidie Jaya dan Aceh Tamiang Dapatkan Rp165 Ribu per Hari via Cash for Work Pembersih Lumpur