News
Korban Bencana Aceh Bertambah, Total Meninggal Capai 561 Orang
12 jam yang lalu
Bencana banjir dan tanah longsor di Aceh kembali menambah korban jiwa. Satu korban ditemukan tertimbun longsor setebal lima meter di Desa Jongok Meluem, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah. Korban bernama Razulon Irfan, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak akhir November 2025.
Dengan penemuan ini, total korban meninggal dunia di Aceh mencapai 561 orang. Selain itu, masih ada 30 orang dinyatakan hilang dan ribuan warga mengungsi di 988 titik pengungsian.
Dampak Bencana
- 561 orang meninggal dunia
- 30 orang masih dinyatakan hilang
- 4.939 orang mengalami luka ringan
- 456 orang mengalami luka berat
- 24.426 kepala keluarga atau 91.962 jiwa mengungsi
Upaya Penanganan
Basarnas Banda Aceh terus melakukan pencarian korban secara aktif. Kepala Basarnas Banda Aceh, Ibnu Harris Al Hussain, menyatakan bahwa pencarian dilakukan bersamaan dengan kegiatan pembersihan. Fokus pencarian diarahkan ke wilayah-wilayah yang masih memiliki data korban hilang.
Kondisi Terkini
Masa tanggap darurat bencana Aceh diperpanjang, dan pencarian korban tetap dilakukan meskipun dibarengi dengan aktivitas penanganan lainnya. Warga yang mengungsi masih merasakan dampak bencana, dan upaya pemulihan terus dilakukan oleh pihak berwenang.
Dengan kondisi ini, masyarakat Aceh diharapkan tetap waspada dan mendukung upaya penanganan bencana yang sedang dilakukan. Pihak berwenang juga terus berkoordinasi untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan warga yang terdampak bencana.
Bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di wilayah Aceh, yang rentan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Upaya pemulihan dan rehabilitasi perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mengurangi dampak bencana di masa depan.
Dengan demikian, masyarakat Aceh diharapkan dapat saling membantu dan mendukung dalam menghadapi situasi sulit ini. Solidaritas dan gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi dampak bencana dan membangun kembali kehidupan yang lebih baik.
