News
55 KK di Lhokseumawe Masih Mengungsi Sebulan Pascabanjir, Rumah Tak Layak Huni
06 Januari 2026 09:42
Lebih dari 55 Kepala Keluarga (KK) di Desa Blang Blang Naleung Mameh, Lhokseumawe, masih mengungsi sebulan setelah banjir yang melanda pada 26 November 2025. Rumah mereka dinyatakan tidak layak huni, sehingga sebagian mengungsi di tenda atau rumah keluarga.
Tim dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kota Lhokseumawe terus memantau kondisi pengungsi dan memastikan kebutuhan dasar seperti makanan dan kesehatan terpenuhi. Hunian sementara sedang dibangun untuk para pengungsi di lokasi yang sama.
Kondisi Pengungsi
- 55 KK masih mengungsi di tenda atau rumah keluarga.
- Rumah dinyatakan tidak layak huni pascabanjir.
- Kondisi pengungsi baik dan terjamin kebutuhan dasarnya.
Upaya Pemulihan
- Tim Diskominfo melakukan pengecekan rutin.
- Hunian sementara sedang dibangun di Blang Naleung Mameh.
- Bantuan terus diberikan hingga pengungsi mendapatkan hunian tetap.
Dampak Jangka Panjang
- Banjir menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga.
- Pemulihan membutuhkan waktu dan sumber daya yang cukup.
- Kebutuhan hunian sementara menjadi prioritas utama.
Edukasi dan Kesadaran
- Pentingnya kesadaran akan risiko bencana.
- Perlunya persiapan dan mitigasi bencana di masa depan.
- Peran pemerintah dan masyarakat dalam pemulihan pascabanjir.
Dengan kondisi yang masih memprihatinkan, diharapkan bantuan dan dukungan terus mengalir untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan kembali rumah bagi para pengungsi di Lhokseumawe.
Fakta Penting
- 55 KK masih mengungsi.
- 26 November 2025: Tanggal banjir melanda.
- Blang Blang Naleung Mameh: Lokasi pengungsian.
- Hunian sementara sedang dibangun.
Dengan kondisi yang masih memprihatinkan, diharapkan bantuan dan dukungan terus mengalir untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan kembali rumah bagi para pengungsi di Lhokseumawe.
Kesimpulan
Banjir yang melanda Lhokseumawe pada November 2025 masih meninggalkan dampak yang signifikan. Lebih dari 55 KK masih mengungsi dan membutuhkan bantuan untuk pemulihan. Upaya dari pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi situasi ini dan mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.
