News
Perantau Aceh di Medan Salurkan Pakan Ternak untuk Korban Banjir
07 Januari 2026 16:27
Sebulan setelah banjir melanda Aceh, perantau asal Aceh di Medan masih aktif menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Aceh Tamiang dan Aceh Tengah. Mereka tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan, pakaian, dan obat-obatan, tetapi juga pakan ternak untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang bergantung pada peternakan.
Hasan Al Aslam, Sekretaris Perhimpunan Peternak Petelur Sumatera Utara (P3SU) Cabang Deliserdang, menjelaskan bahwa ternak merupakan salah satu sumber perekonomian masyarakat Aceh. Oleh karena itu, mereka menyertakan pakan ternak dalam setiap pengiriman bantuan. Untuk mengatasi kendala transportasi darat, mereka menggunakan jalur laut melalui Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dengan perjalanan yang memakan waktu lebih dari 4 jam.
Misi Kemanusiaan yang Berkelanjutan
-
Bantuan Pakan Ternak: Perantau Aceh di Medan menyertakan pakan ternak dalam setiap pengiriman bantuan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang bergantung pada peternakan.
-
Jalur Laut: Untuk mengatasi kendala transportasi darat, mereka menggunakan jalur laut melalui Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dengan perjalanan yang memakan waktu lebih dari 4 jam.
-
Dukungan dari Berbagai Pihak: Pemilik ruko di Perumahan Padang Hijau, Deliserdang, yang juga orang Aceh, menggratiskan ruko tersebut untuk digunakan sebagai posko bantuan.
-
Posko Bantuan: Rumah toko Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Syaiful Bahri, dijadikan sebagai posko bantuan untuk menyalurkan bantuan kepada korban banjir.
Dampak dan Harapan
Bantuan yang diberikan oleh perantau Aceh di Medan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar korban banjir, tetapi juga membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang bergantung pada peternakan. Dukungan dari berbagai pihak memperkuat misi kemanusiaan ini dan memberikan harapan bagi masyarakat Aceh untuk bangkit dari bencana.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, perantau Aceh di Medan terus berupaya untuk membantu saudara-saudara mereka di Aceh yang terdampak banjir. Mereka berharap bahwa bantuan ini dapat membantu masyarakat Aceh untuk segera pulih dan kembali beraktivitas seperti biasa.
