News
2.756 Sekolah Aceh Terdampak Bencana, 18 Masih Belajar di Tenda
05 Januari 2026 22:25
Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025 lalu meninggalkan dampak yang cukup besar terhadap sektor pendidikan. Hingga kini, 2.756 sekolah atau satuan pendidikan di Aceh terdampak bencana, dengan 18 sekolah masih menggunakan tenda untuk kegiatan belajar mengajar dan 288 sekolah lainnya masih dalam proses pembersihan. Meski demikian, antusiasme siswa dan guru pada hari pertama masuk sekolah pascabencana terbilang tinggi, bahkan melampaui perkiraan pihak Dinas Pendidikan Aceh.
Kondisi Sekolah Pascabencana
- 90% sekolah di Aceh (2.468 sekolah) sudah mulai beroperasi meski dalam kondisi darurat.
- 18 sekolah masih menggunakan tenda untuk pembelajaran.
- 288 sekolah masih dalam proses pembersihan lumpur dan material bencana.
- SLB Negeri Pembina Kuala Simpang di Aceh Tamiang merupakan salah satu sekolah yang belum bisa memulai pembelajaran karena kondisi lokasi yang belum memungkinkan.
Upaya Pemulihan
- Pemerintah Aceh telah mengerahkan lebih dari 4.000 ASN untuk membersihkan sekolah-sekolah terdampak.
- Gubernur Aceh telah memerintahkan pengiriman alat berat untuk membersihkan lumpur di lingkungan sekolah.
- Dinas Pendidikan Aceh melaporkan kebutuhan rehabilitasi sarana sekolah kepada Mendikdasmen, termasuk perabot yang rusak akibat banjir.
- Mendikdasmen mendorong percepatan penyaluran bantuan perlengkapan sekolah dan seragam bagi siswa terdampak.
Antusiasme Siswa dan Guru
- Siswa terlihat bersemangat karena sudah lebih dari satu bulan tidak berinteraksi langsung dengan teman dan guru.
- Guru-guru bahkan yang sakit pun ikut hadir pada hari pertama masuk sekolah.
- Kondisi ini menunjukkan ketahanan dan semangat tinggi masyarakat Aceh dalam menghadapi bencana.
Dampak Jangka Panjang
- Pemulihan sekolah-sekolah yang terdampak bencana memerlukan waktu dan sumber daya yang tidak sedikit.
- Kerjasama antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat sangat penting untuk mempercepat proses rehabilitasi.
- Pendidikan yang terganggu akibat bencana dapat berdampak pada kualitas pembelajaran dan prestasi siswa di masa depan.
