News
SMPN 1 Kejuruan Muda Terapkan Pembelajaran Fleksibel Pasca Banjir Aceh Tamiang
07 Januari 2026 15:45
Banjir yang melanda Aceh Tamiang meninggalkan dampak signifikan pada sektor pendidikan. SMPN 1 Kejuruan Muda, Kecamatan Rantau, harus menerapkan skema pembelajaran fleksibel untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meski dalam keterbatasan.
Kepala sekolah, Bona Fadly, menjelaskan bahwa ruang kelas yang dapat digunakan masih terbatas. Sebagian siswa bahkan harus belajar dengan duduk di lantai karena fasilitas sekolah belum sepenuhnya pulih. Selain itu, sekolah juga sedang melakukan pendataan kondisi siswa pascabencana, termasuk mereka yang masih berada di pengungsian atau kehilangan tempat tinggal.
Dampak Banjir pada Pendidikan
- Ruang kelas terbatas: Hanya sebagian kecil ruang kelas yang dapat digunakan untuk pembelajaran.
- Kondisi psikologis siswa: Siswa masih dalam proses pemulihan psikologis pascabencana.
- Fasilitas sekolah: Sebagian fasilitas sekolah masih dalam proses pemulihan.
Upaya Pemulihan
- Relawan ASN: Relawan dari Kesbangpol, Dinas PUPR, dan BPSDM membantu membersihkan ruang kelas dan fasilitas sekolah.
- Kebijakan fleksibel: Pemerintah Aceh memberikan kewenangan kepada satuan pendidikan untuk menerapkan kebijakan fleksibilitas pembelajaran.
- Pemulihan bertahap: Pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak akan terus dilakukan secara bertahap.
Pemerintah Aceh memastikan bahwa keselamatan, pemulihan psikologis, serta keberlanjutan hak belajar anak-anak menjadi prioritas utama. Sekolah diberikan ruang untuk menyesuaikan metode dan skema pembelajaran sesuai kondisi di lapangan.
Kesimpulan
Bencana banjir di Aceh Tamiang telah mengganggu proses pendidikan, namun upaya pemulihan dan kebijakan fleksibel memastikan bahwa hak belajar anak-anak tetap terpenuhi. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk relawan ASN dan pemerintah daerah, sangat penting untuk memulihkan sektor pendidikan pascabencana.
Data Penting
- SMPN 1 Kejuruan Muda: Sekolah yang terdampak banjir di Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.
- Relawan ASN: Berasal dari Kesbangpol, Dinas PUPR, dan BPSDM.
- Kebijakan fleksibel: Diberikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin.
