News
Rakit Penyeberangan Hanyut, Puluhan Pelajar Aceh Utara Terancam Putus Sekolah
08 Januari 2026 08:02
Banjir bandang yang melanda Aceh Utara pada akhir November 2025 tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengancam masa depan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. Di Kecamatan Sawang, puluhan pelajar dari Gampong Gunci, Lhok Cut, Kubu, dan Blang Cut harus berjuang untuk mencapai sekolah mereka setelah jembatan penyeberangan putus.
Rakit kayu sederhana menjadi satu-satunya harapan bagi anak-anak untuk menyeberangi Sungai Sawang. Namun, pada Selasa (6/1/2026), rakit tersebut hanyut terbawa arus deras, membuat pelajar terpaksa absen dari sekolah. Kejadian ini menyoroti kelambanan pemulihan pascabencana dan dampaknya pada pendidikan anak-anak di Aceh Utara.
Dampak Banjir pada Pendidikan
- Jembatan putus sejak banjir besar 26 November 2025, memaksa pelajar menggunakan rakit darurat.
- Rakit hanyut pada 6 Januari 2026, membuat anak-anak terancam putus sekolah.
- Puluhan pelajar dari empat gampong terdampak, harus menyeberangi sungai untuk mencapai sekolah.
- Pemulihan lambat, menunjukkan kurangnya perhatian pada infrastruktur penyeberangan yang aman.
Tantangan dan Harapan
Kecamatan Sawang, yang pernah dikenal sebagai kawasan kaya minyak dan gas, kini menghadapi tantangan berat dalam pemulihan pascabencana. Warganya harus bergantung pada rakit darurat untuk beraktivitas, termasuk anak-anak yang harus menyeberangi sungai untuk bersekolah.
Pemerintah didesak untuk segera membangun infrastruktur penyeberangan yang aman dan tahan lama. Rakit boleh saja hanyut, tetapi kepedulian tidak boleh ikut tenggelam. Aceh membutuhkan kerja nyata, bukan sekadar simpati sesaat, untuk memastikan anak-anak dapat terus bersekolah dan membangun masa depan mereka.
Seruan untuk Aksi Nyata
- Pemerintah pusat dan daerah harus segera membangun jembatan penyeberangan yang aman.
- Dunia usaha dan masyarakat diajak untuk berkontribusi dalam pemulihan pascabencana.
- Pemulihan infrastruktur harus menjadi prioritas untuk memastikan akses pendidikan yang lancar.
- Kepedulian bersama diperlukan untuk memastikan anak-anak Aceh Utara tidak terancam putus sekolah.
