News
Banjir dan Longsor Terjang Desa Alur Canang Aceh Timur, Warga Bertahan di Rumah
02 Januari 2026 21:03
Desa Alur Canang, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, mengalami banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Jumat (2/1/2026) sore. Genangan air di kawasan pemukiman penduduk mencapai lutut orang dewasa, sementara warga masih bertahan di rumah mereka menunggu air surut atau bertambah naik.
Longsor di tanah berbukitan di Desa Alur Canang menutupi sebagian badan jalan berdekatan dengan permukiman warga. Hujan dengan intensitas tinggi masih terus mengguyur daerah tersebut, termasuk wilayah Kota Langsa, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
Dampak Banjir dan Longsor
- Genangan air mencapai lutut orang dewasa di sekitar rumah warga.
- Longsor menutupi sebagian badan jalan di dekat permukiman warga.
- Warga masih bertahan di rumah mereka meski air memenuhi jalan dan sekitar rumah.
- Hujan masih terus mengguyur daerah tersebut, meningkatkan risiko longsor susulan.
Kondisi Terkini
- Hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung hingga malam hari.
- Video yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi genangan air dan longsor di Desa Alur Canang.
- Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap mengungsi jika diperlukan.
Upaya Penanganan
- Sebelumnya, pada tanggal 26 Oktober 2025, titik jalan yang mengalami longsor telah dibersihkan oleh pihak terkait Pemkab Aceh Timur.
- Namun, longsor kembali terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah Aceh Timur dan sekitarnya.
- Pemkab Aceh Timur diharapkan segera melakukan penanganan untuk mengurangi dampak banjir dan longsor bagi warga Desa Alur Canang.
Kesimpulan
Banjir dan longsor di Desa Alur Canang, Aceh Timur, merupakan dampak dari curah hujan tinggi yang masih berlangsung. Warga masih bertahan di rumah mereka, meski genangan air mencapai lutut orang dewasa. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan siap mengungsi jika diperlukan, sementara Pemkab Aceh Timur diharapkan segera melakukan penanganan untuk mengurangi dampak bencana bagi warga.
