News
Warga Nagan Raya Diduga Dimangsa Harimau di Hutan Krueng Seumayam
2 hari yang lalu
Ibnu Hajar (64), warga Desa Krueng Seumayam, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, ditemukan meninggal diduga dimangsa harimau saat mencari ikan di hutan. Tim gabungan dari Polsek Darul Makmur, Koramil, BPBD, dan masyarakat menemukan jejak kaki harimau dan bagian tubuh korban setelah pencarian selama 4 jam pada Selasa (12/1/2026).
Kasus ini menyoroti risiko interaksi manusia dan satwa liar di kawasan hutan Aceh. Ibnu Hajar terakhir terlihat pada Senin (5/1/2026) pagi, saat ia pergi ke sungai dengan membawa parang dan handuk. Setelah tidak kembali, keluarga dan warga melaporkan kehilangan tersebut ke polisi.
Kronologi Kejadian
- Hilangnya Ibnu Hajar: Ibnu Hajar pergi ke hutan pada Minggu (4/1/2026) dengan membawa peralatan seperti parang, handuk, dan jeriken minyak. Ia menginap di gubuk bersama dua warga lainnya.
- Pencarian dan Penemuan: Tim gabungan menemukan jejak kaki harimau dan bagian tubuh korban, termasuk tulang pangkal lengan dan tulang kepala bagian atas.
- Dugaan Penyebab: Diduga kuat bahwa Ibnu Hajar menjadi mangsa harimau, berdasarkan jejak dan kondisi bagian tubuh yang ditemukan.
Dampak dan Respons Masyarakat
- Keluarga Korban: Bagian tubuh yang ditemukan telah dibawa pulang untuk dimakamkan sesuai dengan fardhu kifayah.
- Kesadaran Lingkungan: Kasus ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan hutan yang menjadi habitat satwa liar.
Langkah Selanjutnya
- Pencarian Dihentikan: Tim gabungan menghentikan pencarian setelah menemukan beberapa bagian tubuh korban.
- Pencegahan Serupa: Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan memahami risiko saat memasuki kawasan hutan yang berpotensi menjadi habitat harimau.
Kasus ini menjadi peringatan bagi warga Aceh, khususnya di daerah Nagan Raya, untuk selalu waspada dan mengambil langkah-langkah keamanan saat beraktivitas di kawasan hutan yang menjadi habitat satwa liar. Kejadian ini juga menyoroti pentingnya edukasi tentang interaksi manusia dan satwa liar untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
