News
Sengketa Tambang Emas di Aceh Barat Daya Berujung Pengeroyokan Warga
07 Januari 2026 08:29
Sengketa lahan tambang emas di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, berujung pada pengeroyokan terhadap Ridwan, warga Gampong Blang Raja. Ridwan, yang juga mantan keuchik, melaporkan bahwa lahan yang dikelola keluarganya menjadi sumber konflik dengan pihak lain yang tidak menerima pengelolaan tersebut.
Ridwan telah melaporkan kejadian ini ke Kepolisian Resor Aceh Barat Daya dan saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Tengku Peukan. Upaya penyelesaian melalui mekanisme adat belum membuahkan hasil, dan Ridwan khawatir para terlapor bisa melarikan diri jika tidak segera ditindak.
Kronologi Kejadian
- Lokasi: Gampong Blang Dalam, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya
- Korban: Ridwan (49), mantan keuchik Gampong Blang Raja
- Pelaporan: Surat Keterangan Tanda Bukti Lapor (SKTBL) Nomor SKTBL/01/I/YAN.21.4./2026/SPKT
- Kondisi Korban: Masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Tengku Peukan
Upaya Penyelesaian
- Mekanisme Adat: Upaya penyelesaian melalui sidang kampung telah dilakukan, namun belum ada kesepakatan.
- Pelaporan ke Polisi: Ridwan telah melaporkan kejadian ke Polres Aceh Barat Daya dan berharap penanganan cepat.
Dampak dan Harapan
- Dampak: Konflik ini menyoroti potensi konflik sumber daya alam di Aceh dan dampaknya terhadap stabilitas sosial.
- Harapan: Ridwan berharap kepolisian segera menuntaskan kasus ini untuk mencegah terulangnya konflik serupa.
Kasus ini menunjukkan pentingnya penyelesaian konflik sumber daya alam secara adil dan transparan untuk menjaga stabilitas sosial di Aceh Barat Daya.
Konteks Lokal
- Wilayah: Aceh Barat Daya dikenal dengan potensi sumber daya alamnya, termasuk tambang emas.
- Masyarakat: Konflik ini melibatkan warga lokal dan menyoroti pentingnya mekanisme adat dalam penyelesaian sengketa.
Dengan adanya kasus ini, diharapkan pihak berwenang dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah eskalasi konflik dan menjaga keamanan serta stabilitas di wilayah tersebut.
