News
Seratusan Murid MIN Pidie Jaya Terima Bantuan Pasca Banjir Bandang
05 Januari 2026 13:02
Seratusan murid Madrasah Ibtidaiah Negeri (MIN) 2 Pidie Jaya yang terdampak banjir bandang menerima bantuan juz amma, alat tulis, susu, dan makanan ringan. Bantuan ini diberikan oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada hari pertama masuk sekolah setelah bencana yang terjadi pada akhir November 2025.
MIN 2 Pidie Jaya merupakan salah satu sekolah yang terdampak parah oleh banjir bandang yang menyebabkan bangunan sekolah terendam air bercampur lumpur hingga lebih satu meter. Kondisi sekolah saat ini masih belum memungkinkan untuk proses belajar mengajar karena kerusakan yang ditimbulkan oleh banjir.
Kondisi Sekolah Pasca Banjir
- Lumpur di dalam ruang kelas sudah dibersihkan, namun halaman sekolah masih berlumpur.
- Kursi dan meja belajar sebagian tidak dapat digunakan.
- Mobiler sekolah hampir semuanya tidak bisa digunakan setelah terendam banjir.
Kebutuhan Murid dan Sekolah
- Keluarga peserta didik sebagian besar masih berada di pengungsian.
- Murid tidak memiliki seragam maupun peralatan dan perlengkapan belajar mengajar.
- Sekolah membutuhkan bantuan secepat mungkin untuk memulihkan kondisi dan melanjutkan proses belajar mengajar.
Bantuan yang diberikan oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh diharapkan dapat membantu meringankan beban murid dan sekolah dalam menghadapi dampak banjir bandang. Namun, masih diperlukan bantuan lebih lanjut untuk memulihkan kondisi sekolah dan memastikan proses belajar mengajar dapat berjalan dengan normal.
Dampak Banjir Bandang di Pidie Jaya
- Jembatan Meureudu putus akibat banjir bandang, menyebabkan akses transportasi darat di jalan nasional Banda Aceh-Lhokseumawe putus total.
- Sekolah dan rumah warga terendam air bercampur lumpur hingga lebih satu meter.
- Keluarga murid masih berada di pengungsian dan membutuhkan bantuan untuk memulihkan kehidupan mereka.
Dengan kondisi yang masih belum memungkinkan, sekolah dan murid membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat kembali beraktivitas dengan normal. Bantuan yang diberikan oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh merupakan langkah awal yang diharapkan dapat diikuti oleh pihak lain untuk membantu pemulihan pasca bencana.
