News
400 Nakes Bakti Aceh Besar Kehilangan Pekerjaan, Nasib Keluarga Terancam
1 hari yang lalu
Ratusan tenaga kesehatan (nakes) bakti di Aceh Besar kehilangan pekerjaan setelah kontrak mereka tidak diperpanjang. Keputusan ini berdasarkan aturan KemenPAN-RB yang menghapus status honorer mulai 1 Januari 2026. Para nakes, yang sebagian besar adalah tulang punggung keluarga, kini khawatir dengan nasib keluarga mereka.
Para nakes mendesak Pemkab Aceh Besar untuk mencari solusi agar mereka tetap bisa bekerja. Mereka siap mengikuti skema apa pun yang diatur pemerintah daerah, asalkan tidak kehilangan mata pencaharian.
Dampak Kehilangan Pekerjaan
- 400 nakes bakti kehilangan pekerjaan secara bersamaan.
- Banyak di antara mereka adalah janda dan tulang punggung keluarga.
- Keputusan ini berdampak pada pelayanan kesehatan di puskesmas.
- Para nakes berharap pemerintah daerah mempertimbangkan aspek kemanusiaan dalam kebijakan.
Harapan Para Nakes
- Mereka berharap SK yang sebelumnya berakhir pada 31 Desember 2025 diperpanjang.
- Mereka siap mengikuti skema atau mekanisme yang diatur oleh pemerintah daerah.
- Mereka berharap ada kebijakan yang berpihak agar tetap bisa mengabdi dan masyarakat tetap terlayani.
Para nakes berharap pemerintah daerah tidak hanya melihat persoalan ini dari sisi regulasi semata, tetapi juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan serta keberlangsungan pelayanan kesehatan di puskesmas.
"Kami berharap ada kebijakan yang berpihak, agar kami tetap bisa mengabdi dan masyarakat tetap terlayani," tutup perwakilan nakes bakti.
Suasana haru tak terhindarkan saat para nakes menyampaikan aspirasi kepada Wakil Bupati Aceh Besar dan Sekretaris Daerah. Sejumlah nakes terlihat menangis ketika menceritakan kondisi dan harapan mereka terkait masa depan.
Dengan kehilangan pekerjaan, para nakes kini khawatir dengan nasib keluarga mereka. Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius serta mencarikan solusi konkret, sehingga mereka tetap dapat bekerja di puskesmas masing-masing.
Keputusan ini tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi para nakes, tetapi juga pada pelayanan kesehatan di puskesmas. Para nakes berharap pemerintah daerah dapat menemukan solusi yang adil dan berpihak pada mereka.
