News
Sopir Truk Asal Sukabumi Tewas Gantung Diri di Nagan Raya, Ditemukan Voice Note Pertengkaran
16 Januari 2026 11:36
Seorang sopir truk asal Sukabumi, Jawa Barat, ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di dalam truknya di Desa Blang Muko, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya. Korban berinisial D (22) ditemukan oleh warga pada Kamis malam, 15 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB. Truk UD Truck CKE 250 milik korban terparkir di pinggir jalan raya Nagan Raya menuju Aceh Barat, tepatnya di depan Masjid Sabilul Jannah.
Dugaan sementara polisi, korban meninggal akibat gantung diri menggunakan tali tambang yang terikat pada pegangan pintu bagian dalam sebelah kiri mobil. Dari pemeriksaan awal terhadap barang pribadi korban, petugas menemukan rekaman pesan suara (voice note) pada aplikasi WhatsApp yang mengindikasikan adanya pertengkaran antara korban dengan kekasihnya sebelum kejadian. Temuan tersebut masih didalami oleh penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Detail Kejadian
- Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam truk miliknya.
- Truk terparkir di pinggir jalan raya Nagan Raya menuju Aceh Barat.
- Polisi menemukan voice note pertengkaran dengan kekasih korban.
- Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Langkah Penyelidikan
- Polres Nagan Raya mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.
- Petugas mencatat keterangan saksi-saksi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit.
- Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Imbauan Kepolisian
Polres Nagan Raya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait peristiwa ini dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak kepolisian hingga hasil pemeriksaan resmi dikeluarkan. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dampak Sosial
Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. Kasus ini juga menjadi peringatan akan pentingnya kesehatan mental dan penyelesaian konflik secara damai.
