News
Kebakaran Tumpukan Kayu Bekas Banjir di Aceh Tamiang Belum Padam Setelah 24 Jam
4 jam yang lalu
Kebakaran tumpukan kayu bekas banjir di Kampung Panteperlak, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, telah berlangsung selama 24 jam dan belum menunjukkan tanda-tanda padam. Api semakin marak pada Selasa (7/4/2026) malam, dengan akses menuju lokasi yang sangat sulit karena berada di seberang sungai.
Petugas dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Aceh Tamiang terus bersiaga di Kampung Menanggini, mencari cara untuk memadamkan api. Tumpukan kayu yang terbakar diperkirakan setinggi tujuh meter, dan diduga berasal dari banjir bandang pada 26 November 2026.
Kondisi Lapangan
- Akses Terbatas: Lokasi kebakaran sulit dijangkau, dengan jarak tempuh sekitar tiga kilometer jika berjalan kaki.
- Tumpukan Kayu Besar: Warga memperkirakan tumpukan kayu setinggi tujuh meter, yang menjadi sumber api.
- Penyebab Belum Diketahui: Meskipun ada spekulasi bahwa kebakaran disebabkan oleh ulah manusia, penyebab pasti belum diketahui.
Dampak dan Respons
- Kolom Api Tinggi: Kebakaran menciptakan kolom api yang sangat tinggi, menarik perhatian warga, terutama pada malam hari.
- Petugas Siaga: Tim dari DPKP Aceh Tamiang terus memantau dan mencari solusi untuk memadamkan api.
Kebakaran ini menjadi perhatian serius bagi warga setempat, mengingat potensi dampak lingkungan dan keselamatan yang ditimbulkan.
