Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Pemulihan Pascabencana Aceh Harus Sentuh Kebudayaan, SUKAT Desak Pemerintah

8 jam yang lalu

Bencana alam yang melanda Aceh tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga fondasi sosial dan kultural masyarakat. Iskandar Tungang, Ketua Suara untuk Kebudayaan Aceh Terarah (SUKAT), menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus mencakup aspek kebudayaan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan.

Menurut Iskandar, kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini berjalan beriringan dengan rusaknya ekosistem kebudayaan Aceh. Pengetahuan lokal dan praktik adat yang selama ini berfungsi sebagai sistem pengelolaan alam justru tersingkir dari proses pembangunan.

Dampak Bencana terhadap Kebudayaan

  • Rumah, jalan, dan jembatan hancur, tetapi ruang-ruang kebudayaan seperti meunasah, balai adat, dan sanggar seni juga terdampak.
  • Komunitas adat dan pelaku seni terancam tersisih dari skema pendanaan dan pemulihan negara.
  • Kebudayaan sebagai infrastruktur sosial dan ekologis yang menentukan keberlanjutan pembangunan.

Desakan SUKAT

  • Pemulihan kebudayaan harus dimasukkan secara substansial dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh.
  • Konsep meusaneut (membangun secara bijak, belajar dari pengalaman, dan berakar pada etika serta estetika kebudayaan Aceh) sebagai landasan penting pemulihan.
  • Pemerintah diminta membuka ruang partisipasi yang bermakna bagi masyarakat sipil, akademisi, seniman, dan budayawan dalam penyusunan kajian serta rencana pemulihan pascabencana.

Iskandar menegaskan bahwa pemulihan kebudayaan bukan pelengkap, melainkan syarat bagi pemulihan lingkungan dan keselamatan manusia. Kajian teknis harus menjadi koreksi arah pembangunan Aceh agar mampu memulihkan manusia, alam, dan kebudayaannya secara utuh.

Pentingnya Kebudayaan dalam Pemulihan

  • Nilai adat dan kebudayaan sebagai mekanisme mitigasi bencana yang efektif.
  • Pengetahuan lokal yang selama ini berfungsi sebagai sistem pengelolaan alam.
  • Partisipasi masyarakat dalam penyusunan rencana pemulihan pascabencana.

Dengan memasukkan kebudayaan dalam agenda pemulihan, Aceh tidak hanya akan bangkit secara fisik, tetapi juga kuat secara jiwa, identitas, dan daya bangkit sosial.

Pemulihan Pascabencana Aceh Harus Sentuh Kebudayaan, SUKAT Desak Pemerintah