News
KNPI Apresiasi Kemandirian Perumdam Tirta Abdya, Target Sumbar PAD 2026
5 hari yang lalu
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Barat Daya (Abdya) mengapresiasi Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Abdya yang tidak mengajukan lagi penyertaan modal ke pemerintah daerah pada tahun 2026. Ini merupakan pertama kalinya Perumdam Tirta Abdya tidak mengajukan penyertaan modal, yang menunjukkan kemandirian dan kinerja positif perusahaan daerah tersebut.
Di bawah kepemimpinan Plt Direktur SM Riza Ariffiandi, Perumdam Tirta Abdya telah menunjukkan berbagai gebrakan, termasuk peningkatan pelanggan, pendapatan, dan penyediaan layanan aduan untuk masyarakat. Selain itu, Perumdam menargetkan akan menyumbang PAD untuk Abdya pada tahun 2026, mencerminkan peningkatan kinerja dan komitmen untuk mengelola perusahaan secara profesional dan berkelanjutan.
Kebijakan dan Apresiasi
- Peningkatan Kinerja: Perumdam Tirta Abdya menunjukkan kinerja positif dengan peningkatan pelanggan, pendapatan, dan layanan aduan.
- Target PAD 2026: Perumdam menargetkan akan menyumbang PAD untuk Abdya pada tahun 2026.
- Subsidi Tarif Air Bersih: Pemerintah Abdya memberikan subsidi tarif air bersih kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebesar Rp 1 miliar.
- Apresiasi KNPI: KNPI Abdya mengapresiasi kemandirian Perumdam dan kebijakan subsidi tarif air bersih sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat.
KNPI Abdya berharap kebijakan ini diiringi dengan peningkatan kualitas layanan, transparansi pengelolaan, serta komunikasi publik yang berkesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Abdya. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah.
Dampak Jangka Panjang
Kemandirian Perumdam Tirta Abdya dan kebijakan subsidi tarif air bersih diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Abdya. Dengan peningkatan kinerja dan kemandirian, Perumdam dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi daerah. Selain itu, subsidi tarif air bersih dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan akses air bersih yang lebih baik.
