News
Aceh Utara Masuki Masa Transisi Banjir, Warga Butuh Hunian Sementara
05 Januari 2026 16:39
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara resmi menetapkan masa Transisi Darurat menuju Pemulihan pascabencana banjir selama satu bulan, mulai 6 Januari hingga 5 Februari 2026. Keputusan ini diambil setelah masa Tanggap Darurat berakhir pada 5 Januari 2026, dengan fokus utama pada penyediaan hunian sementara dan pemulihan infrastruktur.
Masa transisi ini ditetapkan dalam Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Alam Banjir yang dipimpin oleh Bupati Aceh Utara. Rapat ini dihadiri oleh jajaran BNPB Pusat, unsur DPRK, Forkopimda, jajaran Asisten, Kepala OPD, serta para Camat. Plt. Sekda Aceh Utara Jamaluddin MPd melaporkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
Fokus Utama Masa Transisi
-
Hunian Sementara dan Tetap: Pemerintah berkomitmen untuk segera menyediakan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) bagi warga yang terdampak banjir.
-
Akurasi Data Kerusakan: Bupati Aceh Utara menekankan pentingnya akurasi data kerusakan rumah (kategori rusak berat, sedang, dan ringan) agar bantuan dari pusat tepat sasaran.
-
Dukungan TNI/Polri: TNI dan Polri telah menyiagakan titik air bersih dan memastikan akses transportasi di seluruh lokasi terdampak kembali normal.
-
Kunjungan Pejabat: Beberapa Menteri dijadwalkan hadir di Aceh Utara pada 6 Januari 2026 untuk memantau situasi, dan pemerintah juga mempersiapkan kunjungan Presiden dalam rangka pembangunan Huntara dan Huntap.
Kebutuhan Mendesak
-
Tenda Darurat: Camat dari wilayah terdampak seperti Tanah Jambo Aye, Lapang, dan Muara Batu melaporkan kebutuhan mendesak akan tenda darurat dan percepatan Huntara.
-
Ketersediaan Sembako: Pihak DPRK mengingatkan agar pemerintah menjamin ketersediaan sembako di pasar menjelang memasuki bulan suci Ramadhan.
Dukungan dari BNPB Pusat terus mengalir, dengan Brigjen (Pur) Herman dan Kolonel Hery memastikan kebutuhan logistik dan anggaran Dana Siap Pakai (DSP) untuk masa transisi ini. Pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait bekerja cepat untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan lancar dan tepat sasaran.
