News
Bupati Suhaidi Hadir di Tengah Tangis Korban Bencana Gayo Lues
2 jam yang lalu
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si, menyambangi warga terdampak bencana hidrometrologi di beberapa desa di Gayo Lues. Kehadirannya bukan sekadar kunjungan resmi, melainkan menjadi ruang bagi warga untuk meluapkan kesedihan mendalam atas kehilangan rumah, lahan, dan sumber penghidupan. Suasana penuh haru menyelimuti setiap langkah Bupati Suhaidi saat menyapa warga yang terdampak bencana.
Di sejumlah desa yang dikunjungi, air mata warga tak terbendung ketika menceritakan penderitaan mereka. Ada yang kehilangan rumah karena hanyut, ada pula yang sawahnya rusak total. Bahkan, sebagian masih harus menanggung beban utang meski lahan usaha telah musnah. Bupati Suhaidi terlihat mendengarkan dengan sabar setiap keluhan dan sesekali merangkul warga yang menangis.
Dampak Bencana Hidrometrologi
- Rumah hanyut: Banyak warga kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
- Lahan pertanian rusak: Sawah dan lahan usaha warga rusak total.
- Beban utang: Sebagian warga masih harus menanggung beban utang meski lahan usaha telah musnah.
Harapan dan Komitmen Pemerintah
- Pemulihan rumah: Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pemulihan rumah warga.
- Pemulihan lahan pertanian: Pemerintah akan mempercepat pemulihan lahan pertanian dan infrastruktur ekonomi.
- Bantuan segera: Pemerintah daerah akan terus memperbarui data kerusakan agar bantuan segera tersalurkan.
Bupati Suhaidi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperbarui data kerusakan agar bantuan segera tersalurkan. Harapannya, pemulihan rumah, lahan pertanian, dan infrastruktur ekonomi bisa berjalan lebih cepat. Meski masih diliputi kesedihan, warga mengaku kehadiran Suhaidi memberi secercah harapan. "Kami menangis bukan hanya karena kehilangan, tapi juga karena masih ada yang mau mendengar kami," tutur seorang ibu dari Rikit Gaib.
Tangisan demi tangisan itu menjadi saksi betapa bencana hidrometrologi di Gayo Lues meninggalkan luka mendalam. Namun di balik air mata, tersimpan harapan bahwa perhatian dan kepedulian akan menjadi jalan menuju pemulihan.
