News
Pemerintah Aceh Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadhan untuk Tekan Inflasi
3 hari yang lalu
Pemerintah Aceh mempercepat pemulihan jalur distribusi logistik dan pasar rakyat guna menekan laju inflasi serta menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Upaya ini dilakukan menyusul melonjaknya inflasi Aceh hingga 6,71 persen, yang dipicu oleh bencana besar pada akhir 2025 lalu.
Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemerintah Aceh memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman. Kepala Disperindag Aceh, T Adi Darma, menyatakan bahwa pemulihan aktivitas perdagangan di pasar rakyat menjadi prioritas utama, khususnya di wilayah yang terdampak banjir.
Upaya Pemulihan Pasar Rakyat
- Pemulihan pasar rakyat di 18 kabupaten/kota dengan penyediaan tenda jualan darurat.
- Target aktivitas ekonomi masyarakat kembali normal sebelum Ramadhan.
- Harga cabai yang sempat menembus Rp 300.000 per kilogram kini turun ke kisaran Rp 20.000–Rp 25.000 per kilogram.
- Harga telur ayam ras relatif stabil di angka Rp 55.000 per papan.
Langkah Menjaga Stabilitas Harga
- Penggelaran operasi pasar murah.
- Penyaluran beras SPHP dan Minyakita secara rutin ke tingkat pengecer.
- Pengawasan dan penindakan tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan.
Imbauan kepada Masyarakat
- Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
- Pelaku usaha diminta untuk tidak melakukan penimbunan maupun menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pemerintah Aceh berharap langkah-langkah tersebut mampu menekan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau menjelang Ramadhan.
Dampak Jangka Panjang
- Stabilitas harga kebutuhan pokok diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
- Pemulihan aktivitas ekonomi di pasar rakyat diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana.
- Pengawasan yang ketat diharapkan dapat mencegah praktik penimbunan dan manipulasi harga di masa mendatang.
Dengan langkah-langkah ini, Pemerintah Aceh berkomitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menjelang dan selama Bulan Suci Ramadhan.
