News
Warga Aceh Tamiang dan Pidie Jaya Sulit Akses Kesehatan, PPP Salurkan Obat via FK USK
3 hari yang lalu
Banjir yang melanda beberapa wilayah di Aceh masih meninggalkan dampak yang signifikan, terutama dalam hal akses layanan kesehatan. Warga yang tinggal di pengungsian atau tempat yang belum layak huni kesulitan untuk mencapai pusat layanan kesehatan akibat keterbatasan transportasi dan kondisi geografis yang sulit.
Tim Medis dari Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) menerima bantuan obat-obatan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh. Bantuan ini bertujuan untuk mengatasi penyakit pascabencana seperti gatal-gatal, diare, demam, dan infeksi saluran pernapasan.
Kondisi Akses Kesehatan di Aceh
- Warga di pengungsian dan tempat tidak layak huni kesulitan menjangkau pusat layanan kesehatan.
- Keterbatasan transportasi dan kondisi geografis menjadi kendala utama.
- Pemerintah sudah menyediakan layanan kesehatan, namun belum optimal.
Bantuan Obat dari PPP Aceh
- Obat-obatan disalurkan via FK USK untuk disalurkan ke posko-posko pengungsian.
- Fokus pada penyakit pascabencana seperti gatal-gatal, diare, demam, dan infeksi saluran pernapasan.
- Wilayah sasaran meliputi Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
Layanan Mobile Klinik
- Tim medis dari USK akan membawa obat-obatan langsung ke posko-posko pengungsian.
- Mobil klinik yang berisi dokter dan tenaga medis akan mencari tempat-tempat yang membutuhkan.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir dan memastikan mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.
Dampak Jangka Panjang
- Peningkatan akses layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir.
- Pencegahan penyakit pascabencana yang dapat memburuk jika tidak ditangani.
- Peningkatan kualitas hidup warga yang tinggal di pengungsian dan tempat tidak layak huni.
Nilai Edukasi
- Pentingnya akses layanan kesehatan bagi warga yang terdampak bencana.
- Peran masyarakat dan organisasi dalam membantu pemerintah menyediakan layanan kesehatan.
- Kesadaran akan penyakit pascabencana dan cara mengatasinya.
