News
Warga Sabang Bantu Terangi Pengungsian Banjir Nagan Raya dengan Lampu Surya
01 Januari 2026 21:53
Banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, meninggalkan dampak panjang bagi warga. Kegelapan malam menjadi salah satu tantangan utama bagi pengungsi yang tinggal di masjid dan dayah setempat. Warga Kota Sabang, Aceh, pun bergerak cepat menyalurkan bantuan penerangan untuk meringankan beban mereka.
Putri Rezeki Indah Sari dan timnya dari Sabang menyerahkan 9 unit lampu solar panel, 25 unit lampu darurat, dan 1 unit genset untuk Masjid Kuta Teungoh. Bantuan ini ditujukan untuk penerangan malam, terutama saat ibadah shalat tarawih dan pengajian anak-anak TPA di pengungsian. Selain itu, obat-obatan juga disumbangkan untuk mendukung kesehatan warga terdampak.
Dampak Bantuan Penerangan
- Lampu solar panel dipasang di Masjid Blang Puuk, dayah, dan kamar mandi umum untuk penerangan malam.
- Genset digunakan untuk mendukung ibadah dan kegiatan pengajian di bulan Ramadhan.
- Lampu darurat membantu warga mengatasi kegelapan di Desa Babah Suak dan Desa Kuta Teungoh.
Rencana Lanjutan
Putri dan tim berencana kembali ke Nagan Raya pada 4 Januari 2026 untuk memasang 15 unit lampu solar panel dan 3 unit genset tambahan. Bantuan ini didukung oleh donasi dari masyarakat Sabang dan Bekasi, menunjukkan solidaritas antar daerah dalam meringankan beban warga Aceh yang terdampak bencana.
Dengan adanya bantuan penerangan ini, diharapkan kehidupan pengungsi di Nagan Raya dapat lebih layak dan nyaman, terutama dalam menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari di malam hari. Warga setempat mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan, yang menjadi bukti kepedulian sesama di tengah kesulitan.
Bantuan ini tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi langkah awal untuk pemulihan kondisi penerangan di wilayah terdampak banjir. Diharapkan, dengan adanya lampu surya dan genset, warga dapat lebih mandiri dalam mengatasi kegelapan malam di masa mendatang.
Kontribusi Masyarakat
- Donasi berasal dari warga Sabang dan Bekasi.
- Putri Rezeki Indah Sari dan Abdullah menjadi koordinator utama penyaluran bantuan.
- Penyerahan bantuan dilakukan langsung kepada perwakilan masjid dan dayah setempat.
Dengan semangat gotong royong, warga Aceh dan luar Aceh bersatu untuk membantu sesama yang membutuhkan. Bantuan penerangan ini menjadi contoh nyata bagaimana kepedulian kecil dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan pengungsi.
