Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Polres Bireuen Bersihkan Dua SD Terdampak Banjir di Jangka dan Peusangan

09 Januari 2026 16:44

Banjir yang melanda Kabupaten Bireuen pada November 2025 meninggalkan dampak yang signifikan terhadap sarana pendidikan di wilayah tersebut. Dua sekolah dasar, yaitu SD Negeri 04 Reusep Dayah di Kecamatan Jangka dan SDN 26 Peusangan di Gampong Kapa, mengalami kerusakan parah akibat banjir tersebut. Ketinggian air yang mencapai lebih dari satu meter menyebabkan lumpur tebal mengendap di area sekolah, merusak mobiler dan buku pelajaran.

Untuk memulihkan kondisi sekolah, Polres Bireuen melakukan aksi sosial pembersihan yang melibatkan puluhan personel dari berbagai polsek. Kegiatan ini dipimpin oleh Kabagren Polres Bireuen Kompol Hartana, S.Sos, dan Ketua Tim Kasat Bimas AKP Darmawi untuk SD Negeri 04 Reusep Dayah, serta Kasi Hukum Polres Bireuen AKP Azharuddin, SH, untuk SDN 26 Peusangan. Aksi ini bertujuan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Dampak Banjir terhadap Sekolah

  • SD Negeri 04 Reusep Dayah: Banjir menyebabkan ketinggian air lebih dari satu meter, meninggalkan lumpur dengan ketebalan antara 1 hingga 50 centimeter. Sekolah ini memiliki delapan ruangan, termasuk enam ruang belajar, satu ruang pustaka, satu kantor guru, dan satu ruang UKS.
  • SDN 26 Peusangan: Sekolah terendam banjir selama dua hari dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter di halaman sekolah dan 0,5 meter di dalam ruangan kelas. Lumpur dengan ketebalan antara 0 hingga 30 centimeter mengendap di seluruh area sekolah.

Aksi Sosial Polres Bireuen

  • SD Negeri 04 Reusep Dayah: Kegiatan pembersihan dipimpin oleh Kabagren Polres Bireuen Kompol Hartana, S.Sos, dan Ketua Tim Kasat Bimas AKP Darmawi. Kegiatan ini didukung oleh Kapolsek Jangka Iptu Sofiannur beserta anggotanya, serta perwakilan personel dari sejumlah polsek di wilayah Kabupaten Bireuen.
  • SDN 26 Peusangan: Aksi kemanusiaan dipimpin oleh Kasi Hukum Polres Bireuen AKP Azharuddin, SH, bersama anggota perwakilan dari berbagai Polsek, termasuk Polsek Gandapura, Kutablang, Peusangan, dan lainnya. Masing-masing Polsek mengutus dua personel sebagai bentuk solidaritas dan sinergi lintas wilayah.

Tujuan Aksi Sosial

  • Memulihkan sarana pendidikan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
  • Menunjukkan solidaritas dan sinergi lintas wilayah dalam mendukung pemulihan pascabencana.
  • Membersihkan lumpur tebal yang menutupi halaman sekolah dan merusak mobiler serta buku pelajaran.

Aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian Polres Bireuen terhadap pemulihan sarana pendidikan pascabencana, serta upaya untuk memastikan bahwa anak-anak di Kabupaten Bireuen dapat kembali belajar dengan nyaman dan aman.

Polres Bireuen Bersihkan Dua SD Terdampak Banjir di Jangka dan Peusangan
0123456789