News
Rp30 Miliar untuk Bersihkan Kawasan Kumuh di Pusong, Lhokseumawe
09 Januari 2026 14:04
Pemerintah Kota Lhokseumawe menerima kucuran anggaran sebesar Rp30 miliar dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Dana ini akan digunakan untuk penataan dan penertiban kawasan kumuh di Pusong, Kecamatan Banda Sakti. Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, menyatakan bahwa anggaran tersebut akan mengubah wajah Pusong dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Selain penataan kawasan kumuh, program ini juga mencakup pembersihan dan pengurukan Waduk Pusong. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung setelah Januari 2026, setelah pergeseran anggaran. Sayuti juga menyebutkan bahwa penertiban keramba-keramba milik warga di Waduk Pusong telah disosialisasikan sebelumnya.
Detail Program:
- Anggaran awal: Rp30 miliar, dengan potensi tambahan hingga Rp50 miliar.
- Lokasi: Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.
- Kegiatan: Penataan kawasan kumuh, pembersihan Waduk Pusong, dan penertiban keramba warga.
- Tujuan: Meningkatkan kualitas lingkungan dan mendukung pembangunan kota.
Harapan pemerintah adalah agar warga dapat taat aturan dan menjaga lingkungan masing-masing. Hal ini diharapkan dapat mendukung keberlangsungan program pembangunan kota Lhokseumawe.
Dampak Jangka Panjang:
- Peningkatan kualitas hidup warga di kawasan Pusong.
- Lingkungan yang lebih bersih dan teratur.
- Dukungan terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan.
Program ini merupakan langkah penting dalam upaya pemerintah untuk menciptakan kota yang lebih baik dan layak huni bagi seluruh warga Lhokseumawe. Dengan dukungan dari masyarakat, diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang maksimal.
Catatan:
- Warga diharapkan untuk mendukung program ini dengan menjaga lingkungan dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan.
- Pemerintah akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program untuk memastikan keberhasilannya.
Dengan adanya program ini, diharapkan Lhokseumawe dapat menjadi contoh kota yang bersih, teratur, dan layak huni bagi seluruh warga Aceh.
