News
Harga Emas di Banda Aceh Naik Rp70.000 per Mayam Hari Ini, Warga Khawatir
09 Januari 2026 14:54
Harga emas per mayam di Banda Aceh mengalami kenaikan signifikan pada hari Jumat, 9 Januari 2026. Kenaikan ini mencapai Rp70.000 per mayam, membuat harga emas dijual di angka Rp7.820.000 per mayam. Kenaikan ini dipicu oleh menguatnya harga emas global dan nasional, yang berdampak langsung pada pasar lokal di Aceh.
Warga Banda Aceh khawatir dengan kenaikan harga emas ini, terutama bagi mereka yang berencana membeli emas untuk investasi atau kebutuhan pribadi. Harga emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp7.000 per gram, mencapai Rp2.577.000 per gram. Hal ini menunjukkan adanya sentimen positif dari pasar, seiring meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.
Dampak Kenaikan Harga Emas
- Harga emas per mayam di Banda Aceh naik menjadi Rp7.820.000, dari sebelumnya Rp7.750.000.
- Harga emas Antam naik Rp7.000 per gram, mencapai Rp2.577.000 per gram.
- Harga buyback emas Antam juga naik menjadi Rp2.432.000 per gram.
- Warga khawatir dengan dampak kenaikan harga emas terhadap keuangan rumah tangga.
Faktor Penyebab Kenaikan
- Kenaikan harga emas global dan nasional.
- Meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven.
- Dinamika pasar global dan nilai tukar mata uang.
Kenaikan harga emas ini diperkirakan akan terus dipengaruhi oleh kondisi ekonomi internasional dan nilai tukar mata uang. Warga diimbau untuk memantau perkembangan harga emas sebelum membuat keputusan pembelian.
Informasi Tambahan
- Harga emas di Toko Emas Al-Fath di Pasar Ulee Kareng, Banda Aceh, dijual sebesar Rp7.750.000 per mayam, belum termasuk ongkos pembuatan.
- Ongkos pembuatan berkisar antara Rp100.000 hingga Rp150.000, tergantung kerumitannya.
- Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga warga diharapkan untuk selalu memantau perkembangan harga terbaru.
Dengan kenaikan harga emas ini, warga Banda Aceh diharapkan dapat membuat keputusan yang bijak dalam berinvestasi atau membeli emas untuk kebutuhan pribadi.
