News
Bangkai Gajah di Pidie Jaya Sulit Dievakuasi, Gading Berhasil Diamankan
08 Januari 2026 10:42
Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menghadapi kendala dalam mengevakuasi bangkai gajah Sumatra yang menjadi korban banjir di Pidie Jaya. Meskipun akses menuju lokasi terbilang sulit dan kondisi bangkai yang terurai, tim berhasil mengamankan gading gajah yang patah.
Gajah berusia 10 tahun tersebut diduga mati terseret arus banjir pada 26 November 2025. Kondisi bangkai yang tertimbun lumpur dan puing-puing kayu menyulitkan proses evakuasi. BKSDA telah melakukan penguburan darurat dan berencana untuk penguburan permanen di PLG Saree, Aceh Besar, pada 13 Januari 2026.
Kondisi Bangkai dan Upaya Evakuasi
- Bangkai gajah ditemukan tertimbun lumpur dan puing-puing kayu, dengan akses yang sulit.
- Gading gajah berhasil diamankan: sebelah kiri panjang 38 cm dan sebelah kanan 36 cm, dengan diameter pangkal 18 cm dan ujung 17 cm.
- Penguburan darurat dilakukan dengan menutup bangkai menggunakan tanah dan serpihan kayu.
- Kondisi bangkai telah terurai hampir sepenuhnya, hanya tersisa tulang-belulang dan tengkorak.
Dampak dan Respons Warga
- Warga melaporkan bau menyengat dari bangkai gajah yang belum dikuburkan hingga 28 Desember 2025.
- Akses menuju lokasi tergenang air, berlumpur, dan licin, menyulitkan mobilisasi.
- BKSDA menambahkan timbunan tanah dan terpal untuk mengamankan bangkai dari potensi pencurian gading.
Rencana Penguburan Permanen
- Penguburan permanen direncanakan pada 13 Januari 2026 di PLG Saree, Kabupaten Aceh Besar.
- Tim BKSDA terus memonitoring lokasi untuk memastikan keamanan dan kebersihan lingkungan.
- Upaya ini bertujuan untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan warga sekitar.
Kondisi ini menyoroti tantangan dalam penanganan satwa liar di daerah rawan bencana seperti Aceh. BKSDA Aceh terus berupaya untuk mengatasi kendala dan memastikan keselamatan satwa serta lingkungan sekitar.
Pentingnya Konservasi Satwa
- Gajah Sumatra merupakan spesies yang dilindungi dan memiliki peran penting dalam ekosistem.
- Kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga konservasi diperlukan untuk melindungi satwa liar.
- Edukasi dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konservasi satwa liar perlu ditingkatkan.
