Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Tiga Menteri Kunjungi Subulussalam, Warga Harap Percepat Pembangunan

08 Januari 2026 22:38

Tiga menteri Kabinet Indonesia Maju, yaitu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, mengunjungi Kota Subulussalam pada Kamis (8/1/2026). Kunjungan ini menjadi catatan sejarah bagi masyarakat setempat, karena sejak Kota Subulussalam resmi berdiri pada 2 Januari 2007, baru kali ini tiga menteri datang secara bersamaan.

Kunjungan ini tidak hanya bernilai historis, tetapi juga membawa harapan besar bagi percepatan pembangunan daerah, khususnya di sektor pangan, perdagangan, kelautan, dan perikanan. Rombongan menteri disambut oleh Wali Kota Subulussalam Haji Rasyid Bancin, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Subulussalam, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

Agenda Kunjungan

  • Ziarah ke Makam Ulama: Rombongan melakukan ziarah ke makam ulama besar Syekh Hamzah Fansuri di Kampong Oboh, diikuti dengan penanaman bibit pohon kayu kapur sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.
  • Ceramah Umum: Para menteri menghadiri ceramah umum yang diikuti sekitar 400 tokoh masyarakat, ulama, dan pimpinan pesantren dari Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Singkil.
  • Komitmen Dukungan: Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan komitmennya mendukung pengembangan sektor pangan di Kota Subulussalam.
  • Bantuan Simbolis: Para menteri menyerahkan bantuan secara simbolis kepada korban bencana banjir di Kota Subulussalam.

Harapan dan Usulan

Tokoh masyarakat Subulussalam, Bahagia Maha, menilai kunjungan tiga menteri ini sebagai peristiwa bersejarah. Ia mengapresiasi komunikasi lintas pihak yang dibangun pemerintah daerah dan optimistis kehadiran para pejabat negara tersebut akan berdampak pada percepatan pembangunan di berbagai sektor.

Pemerintah Kota Subulussalam bersama tokoh masyarakat telah menyampaikan sejumlah usulan kepada Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, di antaranya:

  • Penetapan Subulussalam sebagai kawasan lumbung pangan nasional berbasis pertanian dan peternakan.
  • Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) agar tidak terus tergerus alih fungsi lahan.
  • Dukungan pembiayaan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tematik ketahanan pangan.
  • Perluasan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani dan peternak.

Usulan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Subulussalam dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Tiga Menteri Kunjungi Subulussalam, Warga Harap Percepat Pembangunan
0123456789