News
1.794 Ha Tambak di Pidie Rusak, Pembudidaya Kehilangan Siklus Produksi
04 Januari 2026 19:15
Banjir yang melanda Kabupaten Pidie, Aceh, telah menyebabkan kerusakan serius pada sektor kelautan dan perikanan. Sebanyak 1.794 hektar tambak dilaporkan rusak, disertai kerusakan infrastruktur pendukung seperti pintu air, saluran perikanan, serta jalan produksi tambak. Dampak banjir ini tidak hanya merusak fisik tambak, tetapi juga memutus mata pencaharian masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pidie, Safrizal, S.STP, M.Ec.Dev, menyatakan bahwa kerusakan tersebut menyebabkan pembudidaya kehilangan satu hingga dua siklus produksi. Banyak pembudidaya terpaksa menghentikan usaha karena sistem pengairan rusak dan benih hanyut. Kerugian mencakup kerusakan sarana prasarana, hilangnya potensi panen, serta biaya pemulihan yang harus ditanggung pembudidaya dalam waktu singkat.
Dampak Sosial Ekonomi
- 1.794 hektar tambak di Kecamatan Glumpang Baro, Kembang Tanjong, Simpang Tiga, Muara Tiga, Batee, Pidie, dan Kota Sigli terdampak banjir.
- Pembudidaya kehilangan satu hingga dua siklus produksi, menyebabkan penurunan pendapatan harian.
- Tekanan sosial ekonomi bagi ribuan keluarga pembudidaya dan pekerja tambak.
- Kesulitan memulai kembali usaha karena keterbatasan modal dan rusaknya tanggul tambak.
Dukungan Pemulihan
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktur Prasarana dan Sarana Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya melakukan verifikasi lapangan.
- KKP siap memberikan dukungan pemulihan sektor perikanan, termasuk rehabilitasi tambak, bantuan sarana dan prasarana budidaya, agro input, serta pendampingan teknis.
- Pemkab Pidie menyusun rencana aksi pemulihan untuk rehabilitasi infrastruktur tambak dan penguatan sistem mitigasi banjir.
Mitigasi Bencana
- KKP mendorong penguatan kebijakan mitigasi bencana di kawasan sentra perikanan.
- Perbaikan tata kelola drainase, peningkatan kualitas tanggul dan pintu air, serta integrasi mitigasi perubahan iklim dalam perencanaan pembangunan perikanan daerah.
- Pemkab Pidie berharap percepatan pemulihan dapat segera direalisasikan agar aktivitas budidaya kembali berjalan normal.
