News
Tim Medis RSUD Sigli Bersihkan Puskesmas Bendahara untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
04 Januari 2026 07:25
Tim medis RSUD Tgk Chik Ditiro (TCD) Sigli tiba di UPTD Puskesmas Bendahara, Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026), untuk membuka posko kesehatan bagi korban banjir. Mereka membersihkan lantai dan ruangan puskesmas yang masih dilapisi lumpur sebelum memulai layanan kesehatan.
"Kami datang bukan hanya membawa obat, tetapi memastikan tempat pelayanan bisa kembali berfungsi. Tanpa ruang yang bersih, pengobatan tidak mungkin berjalan dengan baik," ujar Direktur RSUD TCD Sigli, drg. Mohd. Riza Faisal, MARS.
Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir
- Obat-obatan penting seperti salep kulit, obat demam, antibiotik, vitamin, dan antiseptik disediakan.
- Penyakit pascabanjir seperti infeksi kulit, ISPA, dan kelelahan warga menjadi fokus utama.
- Puskesmas Bendahara yang semula terendam lumpur kembali berfungsi setelah dibersihkan.
Pendekatan Humanis RSUD Sigli
- Rumah sakit ini dikenal dengan sentuhan kemanusiaan dalam layanan medis.
- Program inovatif seperti ruang tunggu ramah keluarga dan konsultasi dengan komunikasi hangat.
- Kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi pola hidup sehat.
Dengan pendekatan humanis, RSUD Sigli tidak hanya menyembuhkan tetapi juga menenangkan hati korban banjir. "Pasien yang nyaman akan lebih cepat pulih. Itu filosofi kami," ujar salah satu tenaga medis RSUD TCD Sigli.
Kehadiran tim medis RSUD TCD Sigli melanjutkan estafet pengabdian tenaga kesehatan Pidie, memastikan fasilitas kesehatan dan pasokan obat tetap tersedia bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Pelajari lebih lanjut tentang upaya pemulihan pascabanjir di Aceh Tamiang dan peran RSUD Sigli dalam meringankan beban korban banjir.
Dengan demikian, RSUD Sigli menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan yang tidak hanya efektif tetapi juga penuh empati bagi masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir.
Kehadiran tim medis RSUD TCD Sigli di Puskesmas Bendahara menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang pascabanjir.
