Tim verifikasi dan validasi tahap kedua data korban banjir di Kabupaten Bireuen akan segera turun ke desa-desa terdampak. Sekdakab Bireuen, Ismunandar ST MT, menyatakan bahwa dari 23 ribu lebih kepala keluarga (KK) korban banjir, hanya 6 ribu KK yang terdata dan lolos seleksi sebelumnya. Banyak warga yang masuk dalam kategori Tidak Memenuhi Kriteria (TMK), sehingga mereka berhak melakukan komplain dan tim survei akan melakukan verifikasi lapangan.
Proses verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua korban banjir, terutama pemilik rumah yang rusak berat atau hilang, terdata dengan benar. Tim survei yang terdiri dari 212 orang dari berbagai unsur seperti TNI/Polri, Kejari, mahasiswa, dinas teknis, dan LSM akan melaksanakan tugas selama enam hari mulai Kamis (23/4/2026).
Persiapan Warga
- Warga diharapkan berada di rumah saat tim datang untuk memberikan keterangan dan melengkapi dokumen seperti fotokopi KTP, KK, dan surat keterangan alas hak lokasi rumah.
- Jika pemilik rumah tidak berada di tempat saat tim datang, data isian form korban banjir akan kosong dan hanya ditandatangani oleh keuchik dengan catatan tidak ditemui pemilik rumah.
Dampak dan Harapan
- Proses verifikasi ini diharapkan dapat memastikan bahwa semua korban banjir mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
- Warga diharapkan bersabar dan bekerja sama dengan tim survei untuk memastikan data yang akurat dan lengkap.
Baca Sumber Asli
Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

