Aksi pengeroyokan terhadap pengusaha asal Kota Langsa, Haji Faisal, di lingkungan Polda Metro Jaya menuai kecaman keras dari berbagai pihak. Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, menilai insiden ini mencoreng wajah penegakan hukum dan rasa keadilan di Indonesia.
Suryadi mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut tanpa pandang bulu. Ia juga meminta Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk merespons kejadian ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi warganya.
Kecaman dan Desakan
- Suryadi Djamil mengecam keras aksi pengeroyokan dan meminta polisi untuk mengungkap dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu.
- Ia mengajak seluruh masyarakat Aceh, khususnya yang berada di Pulau Jawa dan kawasan Jabodetabek, untuk bersatu mengawal kasus ini hingga tuntas.
- Suryadi juga meminta pimpinan DPR RI, khususnya Komisi III, untuk segera memanggil Kapolda Metro Jaya guna meminta klarifikasi atas insiden tersebut.
Dampak dan Harapan
- Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius terkait keamanan dan integritas di lingkungan penegak hukum.
- Suryadi meyakini bahwa anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh tidak akan tinggal diam dan turut mengawasi jalannya proses hukum.
- Ia berharap bahwa peristiwa ini dapat ditangani secara profesional, transparan, dan berkeadilan oleh aparat penegak hukum.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.