News
Tol Sigli-Banda Aceh Operasi 24 Jam untuk Distribusi Bantuan Bencana
5 hari yang lalu
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Hutama Karya (Persero) memperpanjang masa pembukaan fungsional Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum hingga 22 Januari 2026. Tol ini kini beroperasi selama 24 jam setiap hari, sebelumnya hanya dibuka pada pukul 08.00–18.00 WIB.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pemerintah memprioritaskan keterjagaan jalur logistik agar distribusi kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi tidak terganggu, terutama pasca-bencana banjir bandang dan longsor.
Tujuan Pembukaan Tol
- Memastikan kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan.
- Mempercepat mobilitas kendaraan tanggap darurat.
- Menyediakan jalur alternatif dari Kota Banda Aceh menuju Kabupaten Pidie dan sekitarnya.
Langkah Keamanan
- Pemasangan rambu tambahan.
- Penempatan petugas siaga.
- Peningkatan patroli di sepanjang ruas tol.
Aturan Penggunaan
- Tol dibuka dua arah dan diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I serta angkutan logistik.
- Pengguna jalan diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik di gerbang tol.
- Pengendara diingatkan untuk mematuhi batas kecepatan maksimal 60 km/jam dan menjaga jarak aman.
Meskipun sudah dibuka, ruas tol masih dalam tahap konstruksi sehingga pengoperasian dilakukan secara terbatas dengan tetap mengutamakan keselamatan. Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dampak Positif
- Mempercepat distribusi bantuan dan kebutuhan darurat bagi masyarakat terdampak bencana.
- Meningkatkan mobilitas dan aktivitas ekonomi di wilayah Aceh.
- Menjaga kelancaran jalur logistik utama bagi masyarakat dan kegiatan industri.
Dengan pembukaan tol ini, diharapkan dapat mendukung pemulihan pasca-bencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh.
Keselamatan Pengguna Jalan
- Pengguna jalan diimbau untuk memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima.
- Selalu mengikuti rambu dan arahan petugas di lapangan.
- Mewaspadai beberapa titik penyempitan lajur akibat potensi longsor.
Seluruh titik rawan telah dilengkapi rambu tambahan dan pengawasan petugas untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
