Transparansi Tender Indonesia (TTI) mengkritik pengelolaan anggaran di lingkungan Pemerintah Aceh yang dinilai belum disiplin, khususnya dalam kewajiban pengumuman Rencana Umum Pengadaan (RUP) oleh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Koordinator TTI, Nasruddin Bahar, mendesak Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) untuk memperketat pengawasan dan memastikan seluruh SKPA mematuhi aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Menurut Nasruddin, ketentuan dalam Peraturan LKPP Nomor 11 Tahun 2021 mewajibkan seluruh RUP diumumkan paling lambat 31 Maret tahun berjalan melalui aplikasi SiRUP milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Namun, implementasinya di lapangan dinilai masih jauh dari optimal.
Sorotan TTI terhadap Pengelolaan Anggaran Aceh
-
Kewajiban Pengumuman RUP: Pengumuman RUP bukan pilihan, tetapi kewajiban yang merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas publik.
-
Peran Sekda Aceh: Sekda memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan pelaksanaan pembangunan serta memastikan tertibnya tata kelola anggaran di setiap SKPA.
-
Contoh Kinerja SKPA: TTI menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh (DLHK) yang baru mengumumkan sekitar 31,30 persen RUP atau senilai Rp 75,11 miliar dari total anggaran Rp 239,94 miliar, meski batas waktu telah terlewati.
-
Evaluasi Gubernur Aceh: TTI meminta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, untuk melakukan evaluasi terhadap kepala SKPA yang dinilai tidak patuh, termasuk yang belum menyerahkan dokumen tender ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Aceh.
Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas
Evaluasi terhadap kepala SKPA yang tidak patuh dinilai penting guna memastikan tata kelola anggaran Pemerintah Aceh berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan waktu. Kondisi ini menunjukkan masih longgarnya kepatuhan sejumlah SKPA terhadap regulasi pengadaan, yang dapat berdampak pada efektivitas pembangunan dan pelayanan publik di Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaBanjir Bireuen Hancurkan Usaha Batu Merah Jalaluddin, Warga Berjuang Bangkit
Salah satu korban, Jalaluddin, bersama istrinya Ainsyah, warga Blang Panjoe, harus menerima kenyataan pahit. Rumah mereka rusak
Kebakaran Landa Komplek Mapolsek Pandrah, Bhayangkari dan Mess Polisi Hangus
Kebakaran melanda kompleks Mapolsek Pandrah, Bireuen, Selasa (21/4/2026) pagi dan menghanguskan tiga bangunan semipermanen.
Dapur MBG Simpang Mamplam Ditutup Usai Keracunan 123 Siswa Aceh
BIREUEN — Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gampong Meunasah Mamplam, Kecamatan Simpang...
22 Lokasi Usah Walet Ditutup di Lhokseumawe, Warga Diajak Patuh
Pemko Lhokseumawe menyegel 22 usa sarang burung walet yang belum mengantongi izin resmi. Aksi penyegelan dilakukan pada Rabu (22/04/2026)


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.