UIN Ar-Raniry Banda Aceh menempati peringkat kedua nasional di bidang hukum dalam pemeringkatan Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026. Capaian ini menempatkan UIN Ar-Raniry di atas sejumlah perguruan tinggi besar, sekaligus menunjukkan meningkatnya daya saing perguruan tinggi keagamaan Islam dalam riset berbasis publikasi ilmiah.
Dalam pemeringkatan tersebut, Universitas Airlangga berada di posisi pertama, disusul UIN Ar-Raniry di peringkat kedua. Secara global, UIN Ar-Raniry berada di kisaran peringkat 131 dunia untuk bidang hukum, melampaui sejumlah kampus besar seperti Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjadjaran dalam indikator yang sama.
Capaian dan Penguatan Riset
- Pemeringkatan Scimago didasarkan pada tiga indikator utama, yakni kinerja penelitian, inovasi, dan dampak sosial.
- Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari penguatan berkelanjutan dalam ekosistem riset kampus.
- UIN Ar-Raniry mengelola sekitar 125 jurnal ilmiah dan prosiding, dengan 49 jurnal telah terakreditasi nasional melalui sistem Science and Technology Index.
- Empat jurnal telah terindeks Scopus kuartil satu (Q1), yakni Samarah, Islam Futura, El-Usrah, dan Petita.
- Salah satu jurnal, El-Usrah, tercatat sebagai jurnal antropologi terkemuka di Asia dan masuk 50 besar dunia dalam pemeringkatan Scimago Journal Rank (SJR) 2025.
Kontribusi Fakultas Syariah dan Hukum
- Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry, Prof. Kamaruzzaman, menyebutkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil penguatan budaya publikasi di lingkungan fakultas.
- Dua dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry juga masuk dalam daftar Top 2 Percent Scientist Worldwide yang dirilis oleh Stanford University bekerja sama dengan Elsevier.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaIbu Aceh Singkil Raih Panen Bawang Merah Via Benih Biji","PublicImpact":9,"Credibility":9,"Urgency":6,"Evidence":7,"LongTermValue":9,"Education":7,"FinalScore":83,"Summary":"Pemkab Aceh Singkil kolab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil berkolaborasi dengan NGO mitra pembangunan berhasil mengembangkan budidaya bawang merah
Petani Aceh Timur Harapkan Solusi Lahan PT Bumi Flora lewat Mediasi
Dalam kesempatan itu, kata dia, masing-masing perwakilan sudah diberikan kesempatan untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasinya.
Warga Aceh Menanti Respons Gubernur Soal Cabut JKA","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":80,"Evidence":65,"LongTermValue":70,"Education":55,"FinalScore":77,"Summary":"Massa aksi menolak Pergub
Pantauan Serambinews.com di lokasi, jumlah massa yang bertahan hingga malam ini terlihat lebih sedikit dari massa yang hadir pada siang tadi.
Empati Warga Pidie Jaya: USK Kirim 1.050 Mahasiswa Bantu Bangun Usaha
PIDIE JAYA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie, Ph.D., mengapresiasi...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.