News
356 Mahasiswa KKN Kolaborasi Bantu Pemulihan Bencana di Aceh Tamiang
09 Januari 2026 18:40
Universitas Samudra (Unsam) bersama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta menggelar KKN Kemanusiaan Kolaborasi untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang. Program ini melibatkan 356 mahasiswa yang akan ditempatkan di 24 desa selama satu bulan.
Mahasiswa diharapkan dapat mendampingi masyarakat, memulihkan motivasi, dan mendukung rehabilitasi pascabencana. Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran sosial lintas budaya dan disiplin ilmu.
Detail Program KKN Kemanusiaan
- Peserta: 356 mahasiswa dari 4 universitas
- Lokasi: Kabupaten Aceh Tamiang, meliputi Kecamatan Manyak Payed, Bendahara, dan Karang Baru
- Durasi: 10 Januari - 10 Februari 2026
- Tujuan: Mendukung pemulihan sosial masyarakat terdampak bencana
Kontribusi Universitas
- UNY: Mengirimkan 110 mahasiswa dan memberikan keringanan UKT serta bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dari wilayah terdampak bencana
- Unsam: Mengkoordinasikan kegiatan dan menyediakan pembekalan bagi mahasiswa
- Untirta & UPN Veteran Jakarta: Mengirimkan mahasiswa untuk bergabung dalam program
Harapan dan Target
- Mahasiswa dapat berperan aktif dalam pendampingan masyarakat
- Memperkuat semangat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat
- Membantu masyarakat bangkit dan berkembang kembali pascabencana
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Aceh Tamiang dan menjadi contoh kolaborasi antar universitas dalam pengabdian kepada masyarakat.
Proses Pembekalan
- Penyematan atribut peserta dan prosesi peusijuek
- Materi pembekalan disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unsam, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Unsam, serta Bintara Operasi Kodim 0117 Aceh Tamiang
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat Aceh Tamiang dapat segera pulih dan berkembang kembali setelah bencana.
