News
Unsam Bantu Warga Aceh Tamiang Akses Air Bersih Pasca Banjir
31 Desember 2025 15:20
Banjir besar yang melanda Aceh Tamiang pada akhir November 2025 menyebabkan ratusan warga harus mengungsi. Kondisi pascabencana membuat masyarakat menghadapi keterbatasan akses air bersih dan sanitasi, sehingga meningkatkan risiko kesehatan.
Universitas Samudra (Unsam) Langsa menunjukkan kepeduliannya dengan meluncurkan program rehabilitasi sanitasi dan penyediaan akses air bersih darurat. Program ini digagas melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsam sebagai bagian dari Aksi Cepat Sigap Bencana.
Program Rehabilitasi Sanitasi dan Air Bersih
- Lokasi: Lima desa di Kecamatan Karang Baru, yaitu Desa Dalam, Desa Alur Bemban, Desa Karang Baru, Desa Banai, dan Desa Seumantoh.
- Tim Pelaksana: Dipimpin oleh Dr Banta Cut, ST, MT, bersama Dr Martahadi, MSi, Mhd Arief Diana, ST, MT, dan sembilan mahasiswa relawan.
- Dukungan: Program ini didukung oleh hibah dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendikti Saintek.
Dampak dan Harapan
- Bantuan yang Diberikan: Rehabilitasi sanitasi dan penyediaan akses air bersih darurat.
- Respon Warga: Salah seorang warga Desa Johar, Inah (57), menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas bantuan yang diterima.
- Harapan Unsam: Mempercepat pemulihan ketersediaan air bersih dan menjawab kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.
Melalui program ini, Unsam berharap dapat menjadi mitra kemanusiaan yang aktif mendampingi warga dalam masa pemulihan. Kehadiran Unsam di tengah masyarakat menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai mitra kemanusiaan yang aktif mendampingi warga dalam masa pemulihan.
Kata Kunci: Banjir Aceh Tamiang, Rehabilitasi Sanitasi, Air Bersih Darurat, Unsam Langsa, Kemendikti Saintek, Pengungsi, Kesehatan Masyarakat, Pemulihan Pasca Bencana, Desa Karang Baru, Desa Johar, Warga Aceh Tamiang, Program Pengabdian Masyarakat, LPPM Unsam, Dr Banta Cut, Dr Martahadi, Mhd Arief Diana, Mahasiswa Relawan, Hibah PKM, Aksi Cepat Sigap Bencana, Risiko Kesehatan, Ketersediaan Air Bersih, Sanitasi Layak, Pemulihan Pasca Banjir, Mitigasi Bencana, Kemanusiaan, Perguruan Tinggi, Masyarakat Terdampak, Bantuan Darurat, Akses Air Bersih, Sanitasi Pasca Bencana, Pemulihan Infrastruktur, Kesehatan Lingkungan, Masyarakat Mengungsi, Kebutuhan Mendesak, Pemulihan Masyarakat, Dampak Banjir, Ketersediaan Air, Sanitasi Masyarakat, Pemulihan Kesehatan, Bantuan Kemanusiaan, Pemulihan Pasca Bencana, Pemulihan Infrastruktur, Kesehatan Masyarakat, Masyarakat Terdampak, Bantuan Darurat, Akses Air Bersih, Sanitasi Pasca Bencana, Pemulihan Infrastruktur, Kesehatan Lingkungan, Masyarakat Mengungsi, Kebutuhan Mendesak, Pemulihan Masyarakat, Dampak Banjir, Ketersediaan Air, Sanitasi Masyarakat, Pemulihan Kesehatan, Bantuan Kemanusiaan.
