News
UNY Berikan Donasi dan Subsidi UKT Rp1,4 Miliar untuk Mahasiswa Aceh Terdampak Banjir
4 hari yang lalu
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) memberikan donasi dan subsidi uang kuliah tunggal (UKT) senilai Rp1,4 miliar kepada mahasiswa dan alumni yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh. Bantuan ini diserahkan secara simbolis di Aula SMA Negeri Unggul Aceh Timur, Jumat (9/1/2026), sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi para penyintas bencana.
Acara penyerahan bantuan berlangsung dengan suasana haru dan penuh kehangatan. Direktur Direktorat Perencanaan dan Pengembangan UNY, Prof Dr Heri Retnawati MPd, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud komitmen UNY dalam menerapkan nilai ngopeni, yakni merawat dan membersamai mahasiswa serta alumni sebagai bagian dari keluarga besar universitas.
Bantuan Finansial dan Dukungan Moral
- Donasi uang tunai diberikan langsung kepada mahasiswa yang hadir, sementara yang tidak hadir akan ditransfer ke rekening masing-masing setelah mengisi data dengan melengkapi bukti tanda mahasiswa.
- Subsidi UKT senilai Rp1,4 miliar diberikan untuk membantu mahasiswa terdampak banjir dalam melanjutkan pendidikan mereka.
- Sukarelawan KKN dikirim untuk membantu proses pemulihan pascabencana di Aceh Timur, termasuk perbaikan fasilitas publik dan pendidikan.
Dampak dan Harapan
- Kehadiran UNY dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA-UNY) di Aceh Timur memberikan semangat dan kekuatan bagi para penyintas untuk bangkit dari musibah.
- Bantuan ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar serta mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana.
- Dr Nurdin MA, salah seorang alumni UNY, menyatakan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan, mengaku tidak menyangka kampus tempatnya menimba ilmu hadir langsung melihat kondisi mahasiswa dan alumni UNY di Aceh Timur.
Dengan langkah ini, UNY menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam proses akademik, tetapi juga dalam kondisi sulit yang dialami mahasiswa dan alumni. Prinsip ngopeni menjadi dasar bagi UNY untuk terus peduli dan berbagi, terutama di tengah proses pemulihan Aceh dari bencana.
