Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

KPAI Ingatkan Sekolah Aceh Hindari Bebani Siswa Pasca Lebaran

2 jam yang lalu

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan sekolah di Aceh untuk tidak langsung membebani siswa dengan materi berat setelah libur Lebaran. Mereka menekankan pentingnya masa transisi psikologis bagi siswa agar dapat kembali belajar tanpa tekanan.

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menyatakan bahwa anak-anak membutuhkan fase transisi dari suasana liburan menuju kesiapan kognitif untuk belajar. Sekolah diharapkan menciptakan suasana yang menyenangkan dan adaptif, serta memanfaatkan pengalaman liburan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Pentingnya Transisi Psikologis

  • Masa transisi psikologis diperlukan untuk membantu siswa kembali ke rutinitas belajar.
  • Metode belajar reflektif dan storytelling tentang pengalaman mudik dapat menjadi instrumen transisi yang efektif.
  • Mudik bukan sekadar perpindahan fisik, tetapi ritual penguatan kohesi sosial dan akar identitas budaya.

Pendekatan Pembelajaran yang Dianjurkan

  • Storytelling tentang pengalaman mudik dapat membantu siswa merasa pengalaman sosialnya dihargai.
  • Metode belajar reflektif dapat membantu siswa kembali ke dunia belajar tanpa tekanan.
  • Kekayaan pengalaman empiris selama mudik dapat digali menjadi potensi awal pembelajaran.

Dukungan dari Mendikdasmen

Pendekatan pembelajaran ini sejalan dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, yang memandang momentum libur Lebaran sebagai kelas kehidupan. KPAI mendukung penuh imbauan Mendikdasmen agar sekolah menciptakan suasana kembali belajar yang gembira dan reflektif.

KPAI Ingatkan Sekolah Aceh Hindari Bebani Siswa Pasca Lebaran