News
2.500 Warga Bener Meriah Mengungsi Akibat Aktivitas Burni Telong Meningkat
01 Januari 2026 16:33
Gempa susulan yang terjadi sebanyak 16 kali sejak Selasa malam hingga Rabu pagi memaksa 2.500 warga di Kabupaten Bener Meriah mengungsi. Aktivitas Gunung Burni Telong yang meningkat ke level III siaga menjadi penyebab utama evakuasi ini. Warga dari dua desa, Pantan Pediangen dan Rembune, terpaksa meninggalkan rumah mereka dan berlindung di tiga titik pengungsian: Rongka, Simpang Balik, dan Lampahan.
Bupati Bener Meriah, Tagore Abu Bakar, bersama Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, langsung meninjau lokasi pengungsian dan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar. Suharyanto berharap status gunung segera menurun ke level II agar warga dapat kembali ke rumah mereka. Sementara itu, warga seperti Juniar dari Desa Rembune mengungkapkan kekhawatiran mereka akan kerusakan bangunan akibat gempa.
Dampak dan Tanggapan
- 2.500 warga mengungsi ke tiga titik pengungsian di Kecamatan Timang Gajah.
- 16 kali gempa tercatat oleh BMKG dan PVMBG sejak Selasa malam.
- BNPB dan pemerintah daerah memberikan bantuan dan memantau kondisi pengungsi.
- Warga diharapkan segera kembali jika status gunung menurun ke level II.
Kondisi Pengungsi
- Pengungsi tersebar di Rongka, Simpang Balik, dan Lampahan.
- Bantuan kebutuhan dasar disalurkan untuk menopang hidup selama di tenda pengungsian.
- Warga mengungsi sejak Rabu dini hari dan berharap kondisi segera membaik.
Harapan ke Depan
- Status Gunung Burni Telong diharapkan menurun ke level II.
- Warga dapat kembali ke rumah mereka jika kondisi dinyatakan aman.
- Pemantauan terus dilakukan oleh BMKG dan PVMBG untuk memastikan keselamatan warga.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat setempat, mengingat dampak gempa dan aktivitas gunung berapi dapat berlangsung dalam jangka panjang. Upaya mitigasi dan penanganan darurat terus dilakukan untuk meminimalisir risiko dan kerugian yang lebih besar.
Warga dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari aparat setempat. Informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Burni Telong dapat diakses melalui sumber resmi seperti BMKG dan PVMBG.
