Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

356 Warga Alue Kuta Jangka Masih Bertahan di Pengungsian Pasca Banjir Bandang

3 jam yang lalu

Banjir bandang yang melanda Desa Alue Kuta, Jangka, Bireuen, telah menyebabkan 356 warga mengungsi. Mereka saat ini bertahan di komplek Dayah Terpadu Yayasan Birul Ummah, dengan rumah-rumah mereka rusak atau hilang.

Keuchik Alue Kuta, Habibullah, menyatakan bahwa 68 rumah hilang diterjang banjir, 110 unit rusak parah, 31 unit rusak sedang, dan 41 unit rusak ringan. Warga mengharapkan bantuan dari Pemkab Bireuen untuk memulihkan rumah dan tambak mereka.

Kondisi Pengungsian

  • 356 jiwa masih berada di pengungsian.
  • Tenda bantuan dari BNPB digunakan sebagai tempat tinggal sementara.
  • Dapur umum masih beroperasi untuk memenuhi kebutuhan dasar.
  • Kaum ibu dan anak-anak menghabiskan waktu di sekitar tenda.

Harapan Warga

  • Bantuan rutin dari Pemkab Bireuen.
  • Pembangunan kembali rumah yang rusak.
  • Normalisasi tambak yang terdampak banjir.
  • Perhatian khusus menjelang bulan Ramadhan.

Kondisi ekonomi warga pengungsi dinyatakan sekarat, dan mereka berharap dapat segera kembali ke kehidupan normal. Keuchik Habibullah juga menyatakan kekhawatiran terhadap lama waktu pengungsian ini berlangsung.

Dampak Jangka Panjang

  • Pemulihan ekonomi warga yang terdampak.
  • Rekonstruksi rumah dan infrastruktur desa.
  • Normalisasi aktivitas pertanian dan perikanan.
  • Stabilitas sosial dan keamanan di daerah tersebut.

Warga Alue Kuta, Jangka, masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk dapat pulih dari bencana ini. Keberlanjutan bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah sangat diharapkan untuk memastikan pemulihan yang berkelanjutan.

Upaya Pemulihan

  • Koordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk bantuan jangka panjang.
  • Pendirian posko penanganan bencana.
  • Pemberian bantuan makanan dan kebutuhan dasar.
  • Rencana rekonstruksi rumah dan infrastruktur.

Dengan kondisi yang masih memprihatinkan, warga Alue Kuta, Jangka, berharap dapat segera mendapatkan bantuan yang diperlukan untuk memulihkan kehidupan mereka pasca banjir bandang.

Kesimpulan

Bencana banjir bandang di Desa Alue Kuta, Jangka, Bireuen, telah menyebabkan kerusakan yang signifikan dan memaksa warga untuk mengungsi. Upaya pemulihan dan bantuan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk membantu warga kembali ke kehidupan normal. Keberlanjutan dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah akan menjadi kunci dalam proses pemulihan ini.

356 Warga Alue Kuta Jangka Masih Bertahan di Pengungsian Pasca Banjir Bandang