News
Jembatan Darurat Reje Payung Ambruk, Akses Bantuan ke Desa Terisolasi Terhambat
07 Januari 2026 16:28
Jembatan darurat berupa lumpe yang dibangun secara swadaya oleh warga Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, ambruk pada Selasa (6/1/2026). Insiden ini terjadi saat para relawan dan warga tengah mengangkut bantuan sembako serta logistik ke desa yang hingga kini masih terisolasi pascabencana.
Menurut keterangan warga, saat rombongan berada di atas titian lumpe, struktur jembatan tiba-tiba runtuh sehingga seluruh relawan dan warga yang berada di atasnya terjatuh ke dalam arus sungai. Sebagian warga yang berasal dari Kabupaten Bener Meriah nyaris terbawa arus deras.
Dampak Insiden
- Tidak ada korban jiwa, tetapi akses menuju Kampung Reje Payung semakin terhambat.
- Desa tersebut kembali terkurung dan menyulitkan distribusi logistik.
- Jembatan gantung permanen yang menghubungkan Kampung Reje Payung dengan Desa Jamat putus total akibat banjir dan tanah longsor pada 27 November 2025.
Langkah Darurat
- Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama warga Reje Payung langsung melakukan pemasangan ulang lumpe jembatan darurat agar akses pejalan kaki sementara dapat kembali difungsikan.
- Warga masih berharap adanya penanganan serius dari pemerintah untuk pembangunan jembatan permanen demi memulihkan akses dan aktivitas masyarakat.
Kondisi Saat Ini
- Akses kendaraan masih belum dapat dilalui, sehingga desa tetap terisolasi.
- Distribusi logistik dan bantuan masih terhambat, mempengaruhi kehidupan sehari-hari warga.
- Aparat dan warga terus berupaya untuk memulihkan akses sementara sambil menunggu solusi permanen dari pemerintah.
Insiden ini menyoroti pentingnya infrastruktur yang kuat dan tanggap darurat di daerah rawan bencana seperti Aceh Tengah. Warga dan relawan terus berjuang untuk memastikan bantuan dapat mencapai desa-desa terisolasi, meskipun dengan risiko yang tinggi.
Dandim dan Danramil Kecamatan Linge bersama aparat dan warga setempat langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi warga yang terjatuh ke sungai. Kerjasama antara aparat dan warga menunjukkan soliditas dalam menghadapi situasi darurat.
