Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan normalisasi Waduk Pusong. Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan fungsi waduk dalam menampung limbah rumah tangga dan mencegah banjir di pusat kota dan sekitarnya.
Waduk Pusong, yang juga merupakan destinasi wisata unggulan, mengalami pengendapan sedimen dengan ketinggian mencapai 1 sampai 1,3 meter di beberapa titik. Normalisasi dilakukan dengan dana Bantuan Presiden sebesar Rp1 miliar dan menggunakan excavator amfibi serta excavator super long arm.
Proses Normalisasi
- Normalisasi dilakukan di lokasi dengan sedimentasi 1 meter sampai 1,2 meter dan di kawasan pinggiran.
- Luas waduk mencapai 40 hektare, sehingga proses normalisasi tidak akan tuntas pada tahun ini.
- Upaya normalisasi akan terus dilakukan di tahun-tahun selanjutnya.
Relokasi Keramba
- Pemilik keramba diminta memindahkan kerambanya ke lokasi relokasi yang telah disediakan, yakni di seberang waduk atau di dekat muara Krueng Cunda.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:null? Wait Title must be string. Provide Title string. Let's craft final Title:
Pembubaran dilakukan setelah massa aksi Aliansi Rakyat Aceh bertahan melewati batas waktu penyampaian pendapat di muka umum
: Polres Langsa Musnahkan 2,5 kg Sabu, Cegah 20 Ribu Pengguna
KBA.ONE, LANGSA – Kepolisian Resor (Polres) Langsa, Aceh, memusnahkan sebanyak 2.511,17 gram narkotika jenis sabu hasil pengungkapan enam kasus selama periode Januari hingga April 2026. Pemu
:null? Wait we need correct JSON. Provide Title string. Title:
Demo mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA) di kantor Gubernur Aceh berakhir ricuh dan polisi membubarkan secara paksa pengunjuk rasa menggunakan water cannon dan gas
Warga Aceh Khawatir Saat Polisi Tangkap Puluhan Demo Anti-JKA
Kendaraan taktis milik kepolisian juga tampak terparkir di depan utama kantor gubernur.


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.