Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Normalisasi Waduk Pusong Lhokseumawe Mulai Dilakukan untuk Cegah Banjir

3 jam yang lalu

Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai melakukan normalisasi Waduk Pusong. Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan fungsi waduk dalam menampung limbah rumah tangga dan mencegah banjir di pusat kota dan sekitarnya.

Waduk Pusong, yang juga merupakan destinasi wisata unggulan, mengalami pengendapan sedimen dengan ketinggian mencapai 1 sampai 1,3 meter di beberapa titik. Normalisasi dilakukan dengan dana Bantuan Presiden sebesar Rp1 miliar dan menggunakan excavator amfibi serta excavator super long arm.

Proses Normalisasi

  • Normalisasi dilakukan di lokasi dengan sedimentasi 1 meter sampai 1,2 meter dan di kawasan pinggiran.
  • Luas waduk mencapai 40 hektare, sehingga proses normalisasi tidak akan tuntas pada tahun ini.
  • Upaya normalisasi akan terus dilakukan di tahun-tahun selanjutnya.

Relokasi Keramba

  • Pemilik keramba diminta memindahkan kerambanya ke lokasi relokasi yang telah disediakan, yakni di seberang waduk atau di dekat muara Krueng Cunda.
Normalisasi Waduk Pusong Lhokseumawe Mulai Dilakukan untuk Cegah Banjir