Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Relawan Bantuan Aceh Tamiang Diduga Intimidasi Oknum Dishub Palembang

08 Januari 2026 18:21

Rombongan relawan gabungan yang membawa bantuan untuk korban bencana di Aceh Tamiang diduga mengalami pungutan liar (pungli) disertai intimidasi oleh oknum petugas Dinas Perhubungan di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peristiwa ini dibagikan melalui akun Instagram @fesbukbanten dan menuai perhatian warganet.

Rombongan relawan yang terdiri dari Fesbuk Banten News, Forum Potensi SAR Banten, Aksi Semangat Peduli, dan Petualang Rescue berangkat dari Kota Serang, Banten, pada Selasa (6/1/2026). Mereka menjalankan misi kemanusiaan berupa kegiatan bersih-bersih masjid dan musala, trauma healing bagi anak-anak penyintas bencana, serta penyaluran bantuan kebutuhan ibadah.

Detail Peristiwa

  • Bantuan yang dibawa: 1.250 Al-Qur’an dan Iqro, 1.000 mukena, 1.000 sajadah, 1.000 peci, 1.000 baju koko, serta 100 meter karpet.
  • Kendaraan dihentikan: Keesokan harinya, Rabu (7/1/2026), kendaraan minibus Elf yang mereka gunakan dihentikan secara mendadak di depan Terminal Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang.
  • Alasan penghentian: Petugas meminta kelengkapan surat kendaraan. SIM dan STNK dapat ditunjukkan, namun dokumen KIR fisik tertinggal.
  • Tekanan dan intimidasi: Pengemudi kendaraan, Rizki Nur Habibi, menjelaskan bahwa meski telah menjelaskan bahwa kendaraan tersebut sedang membawa bantuan kemanusiaan ke Aceh Tamiang, relawan lain sempat dikerumuni beberapa orang di lokasi.
  • Penyelesaian: Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan agar bantuan kemanusiaan segera sampai ke tujuan, rombongan akhirnya menyerahkan sejumlah uang.

Dampak dan Reaksi Publik

  • Nilai kemanusiaan: Rizki menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata soal uang, melainkan menyangkut nilai kemanusiaan.
  • Keprihatinan publik: Peristiwa ini menuai keprihatinan publik karena mencederai empati, solidaritas, dan semangat kemanusiaan di tengah upaya pemulihan masyarakat Aceh dari bencana.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah misi kemanusiaan yang seharusnya mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak.

Relawan Bantuan Aceh Tamiang Diduga Intimidasi Oknum Dishub Palembang
0123456789