News
Jembatan Kutablang Bireuen Dibuka Kembali dengan Pembatasan Tonase 30 Ton
23 jam yang lalu
Jembatan Krueng Tingkeum di Kutablang, Bireuen, kembali dapat dilintasi kendaraan setelah sempat ditutup pada Rabu (14/1/2026). Penutupan terjadi akibat dua papan lantai beton patah diduga karena dilintasi truk dengan berat sekitar 50 ton.
Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bireuen memberlakukan pembatasan berat kendaraan. Kendaraan barang yang melintasi jembatan itu dibatasi maksimal 30 ton, efektif mulai 18 Januari 2026.
Pembatasan Tonase dan Pengawasan
- Petugas gabungan dari kepolisian, tentara, dan provost militer berjaga di lokasi untuk mengawasi lalu lintas.
- Pelanggaran aturan berat akan ditindak tegas dengan pemindahan sebagian muatan ke kendaraan lain di tempat.
- Arus lalu lintas di jembatan nasional tersebut tetap lancar meski antrian terjadi karena penerapan sistem buka-tutup setiap 30 menit atau menyesuaikan kondisi.
Tujuan Pembatasan
Pembatasan tonase ini dilakukan untuk menjaga keamanan struktur jembatan dan keselamatan pengguna jalan. Langkah ini diharapkan dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan jembatan tetap berfungsi dengan baik untuk masyarakat Bireuen dan sekitarnya.
Dampak terhadap Masyarakat
- Warga diharapkan mematuhi aturan tonase untuk menghindari risiko kecelakaan dan kerusakan jembatan.
- Pembatasan ini juga bertujuan untuk memperpanjang umur jembatan dan mengurangi biaya perbaikan di masa depan.
- Masyarakat diimbau untuk menggunakan rute alternatif jika membawa muatan yang melebihi batas tonase yang ditetapkan.
Dengan adanya pembatasan ini, diharapkan jembatan dapat terus berfungsi sebagai jalur transportasi yang aman dan efisien bagi masyarakat Aceh, khususnya di wilayah Bireuen dan sekitarnya.
Langkah Selanjutnya
- Dinas PUPR Bireuen akan terus memantau kondisi jembatan dan melakukan perbaikan jika diperlukan.
- Masyarakat diimbau untuk melaporkan jika menemukan kerusakan atau masalah pada jembatan.
- Kerjasama antara pemerintah, petugas keamanan, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di jembatan ini.
