Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Jembatan Alue Limeng Ambruk, Akses Warga Bireuen Terhambat Pasca Banjir

07 Januari 2026 16:45

Banjir bandang yang melanda Bireuen akhir November 2025 menyebabkan ambruknya jembatan rangka baja di Desa Alue Limeng, Kecamatan Jeumpa. Jembatan yang menjadi akses utama menuju beberapa wilayah seperti Salah Sirong, Bivak, Krueng Simpo, dan Juli kini hanya bisa dilintasi dengan penuh risiko. Kondisi jembatan yang kritis menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi hasil bumi.

Warga setempat terpaksa membuat jembatan darurat dari papan kayu untuk kendaraan roda dua, meskipun jalur tersebut tetap berbahaya. Keuchik Alue Limeng, Syukri, menyatakan bahwa gangguan akses transportasi ini telah menghambat distribusi hasil bumi dan aktivitas masyarakat. Jembatan ini merupakan penghubung vital bagi warga dari Teupin Mane, Simpang Jaya, dan Alue Limeng menuju Salah Sirong serta ruas jalan lainnya yang tembus ke Blang Bladeh.

Dampak Banjir di Bireuen

  • 28 jembatan di Bireuen rusak akibat banjir bandang, terdiri dari 8 unit jembatan rangka baja, 4 unit jembatan lainnya, dan 16 unit jembatan beton.
  • Jembatan Alue Limeng merupakan salah satu jembatan yang ambruk, menghambat akses transportasi warga.
  • Warga membuat jembatan darurat sementara untuk kendaraan roda dua, namun tetap berisiko.
  • Keuchik Alue Limeng menyatakan bahwa gangguan akses transportasi ini telah menghambat distribusi hasil bumi dan aktivitas masyarakat.

Kondisi Jembatan Alue Limeng

  • Bagian sebelah timur jembatan sudah ambruk dengan lantai jembatan miring ke utara.
  • Bagian tengah dan tiang utama jembatan juga tampak miring, dengan ujung sebelah barat yang terkikis arus sungai.
  • Warga membuat penimbunan tanah dan jembatan darurat, meski tanjakan dan turunannya tetap berisiko bagi pengendara roda dua.

Upaya Warga

  • Warga memasang papan kayu di dekat oprit serta pada patahan yang melengkung ke bawah untuk akses roda dua.
  • Kendaraan roda dua masih bisa melintas dengan jalur yang tidak lazim dan berbahaya.
  • Kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melalui jembatan tersebut.

Dampak Jangka Panjang

  • Gangguan akses transportasi ini telah menghambat distribusi hasil bumi dan aktivitas masyarakat.
  • Jembatan ini merupakan penghubung vital bagi warga dari Teupin Mane, Simpang Jaya, dan Alue Limeng menuju Salah Sirong serta ruas jalan lainnya yang tembus ke Blang Bladeh.
Jembatan Alue Limeng Ambruk, Akses Warga Bireuen Terhambat Pasca Banjir
0123456789