Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Jembatan Umah Besi Bener Meriah Pulih, Warga Aceh Kembali Terhubung

6 hari yang lalu

Jembatan Umah Besi di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, telah rampung 100 persen dan kembali difungsikan secara normal oleh masyarakat. Jembatan ini dibangun melalui sinergi personel Zeni Angkatan Darat bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 lalu.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meninjau secara langsung jembatan tersebut dan memastikan kondisi fisik dan konstruksi jembatan telah memenuhi standar keamanan dan kelayakan. Pulihnya Jembatan Umah Besi menjadi kabar menggembirakan bagi warga, mengingat jembatan ini memiliki peran strategis sebagai jalur penghubung utama antarwilayah, yang mengoneksikan Kabupaten Bireuen melalui jalur Teupin Mane menuju Kabupaten Bener Meriah, serta menjadi akses lanjutan ke Kabupaten Aceh Tengah (Takengon).

Dampak Banjir Bandang

  • Putusnya jembatan akibat banjir bandang menyebabkan terhambatnya mobilitas masyarakat, terisolasinya sejumlah desa, serta terganggunya distribusi logistik dan kebutuhan pokok warga.
  • Kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik di wilayah sekitar.

Pembangunan Jembatan Darurat

  • Sebagai langkah tanggap darurat, pada Desember 2025 lalu telah dibangun jembatan sementara jenis Bailey guna memulihkan konektivitas antarwilayah.
  • Pembangunan jembatan darurat ini melibatkan personel Zeni Angkatan Darat yang memiliki kemampuan teknis di bidang konstruksi jembatan lapangan, bekerja sama dengan Kementerian PU, serta mendapat dukungan dari masyarakat setempat dan unsur Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bener Meriah.

Manfaat Jembatan Bailey

  • Pada tahap awal pengoperasiannya, jembatan Bailey difungsikan secara terbatas, khususnya bagi kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat dengan pembatasan tonase tertentu.
  • Kendati bersifat sementara, keberadaan jembatan tersebut sangat membantu masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari, memperlancar distribusi bahan kebutuhan pokok, mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan, serta menjaga stabilitas perekonomian warga di wilayah Bener Meriah dan sekitarnya.

Komitmen TNI AD

  • Keterlibatan Zeni Angkatan Darat dalam pembangunan dan pemulihan jembatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan tugas TNI AD dalam mendukung pemerintah melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu penanggulangan bencana alam dan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak.
  • Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan pembangunan Jembatan Umah Besi.

Sinergi Lintas Sektor

  • Sinergi lintas sektor antara TNI, Kementerian PU, pemerintah daerah, serta masyarakat merupakan kunci utama dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dan kehidupan sosial ekonomi warga.
  • Kasad juga menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur pascabencana tidak hanya berorientasi pada pemulihan fisik semata, tetapi juga bertujuan untuk mengembalikan harapan, rasa aman, dan kesejahteraan masyarakat.

Harapan ke Depan

  • Kasad menegaskan bahwa TNI AD akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan dan pemulihan wilayah, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana.
  • Jenderal TNI Maruli Simanjuntak berharap, dengan dibukanya kembali Jembatan Umah Besi, konektivitas antarwilayah Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah dapat pulih sepenuhnya, sehingga mampu mendorong kembali aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik secara berkelanjutan.

Pemulihan Jembatan Umah Besi juga menjadi simbol kebangkitan dan semangat gotong royong pascabencana, di mana TNI Angkatan Darat, pemerintah, dan masyarakat bahu-membahu memastikan keselamatan, kenyamanan, serta kesejahteraan warga tetap terjaga.

Jembatan Umah Besi Bener Meriah Pulih, Warga Aceh Kembali Terhubung