News
Ribuan Warga Aceh Tamiang Masih di Pengungsian, DPR Dorong Huntap
02 Januari 2026 15:39
Sebulan setelah banjir bandang melanda Aceh Tamiang, ribuan warga masih bertahan di posko pengungsian. Akses menuju desa terdampak terhambat oleh lumpur dan tumpukan kayu, membuat bantuan sulit masuk. Kondisi ini memperkuat urgensi relokasi hunian tetap (huntap) agar korban segera memiliki rumah layak.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendorong percepatan relokasi huntap di Aceh sebagai langkah strategis pemulihan pascabencana. Ia menegaskan bahwa percepatan ini membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta optimalisasi aset negara agar lahan siap bangun segera tersedia.
Dampak Banjir di Aceh Tamiang
- Ribuan warga masih tinggal di posko pengungsian.
- Akses menuju desa terdampak terhambat oleh lumpur dan tumpukan kayu.
- Bantuan sulit masuk, memperburuk kondisi korban.
Langkah Strategis Pemulihan
- DPR mendorong percepatan relokasi huntap.
- Koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperlukan.
- Optimalisasi aset negara untuk lahan siap bangun.
Efisiensi Pembangunan Rumah
- Politisi Gerindra menyoroti pentingnya efisiensi pembangunan rumah pascabencana.
- Kayu gelondongan yang terbawa arus banjir dapat digunakan sebagai material bangunan.
- Program Bedah Rumah, BSPS, dan bantuan rehabilitasi dari Kementerian Sosial dapat dimanfaatkan untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan korban banjir di Aceh Tamiang dapat segera memiliki rumah layak dan aman, serta memulihkan kehidupan mereka pascabencana.
Ribuan Warga Aceh Tamiang Masih di Pengungsian, DPR Dorong Huntap
Sebulan setelah banjir bandang melanda Aceh Tamiang, ribuan warga masih bertahan di posko pengungsian. Akses menuju desa terdampak terhambat oleh lumpur dan tumpukan kayu, membuat bantuan sulit masuk. Kondisi ini memperkuat urgensi relokasi hunian tetap (huntap) agar korban segera memiliki rumah layak.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendorong percepatan relokasi huntap di Aceh sebagai langkah strategis pemulihan pascabencana. Ia menegaskan bahwa percepatan ini membutuhkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta optimalisasi aset negara agar lahan siap bangun segera tersedia.
Dampak Banjir di Aceh Tamiang
- Ribuan warga masih tinggal di posko pengungsian.
- Akses menuju desa terdampak terhambat oleh lumpur dan tumpukan kayu.
- Bantuan sulit masuk, memperburuk kondisi korban.
Langkah Strategis Pemulihan
- DPR mendorong percepatan relokasi huntap.
- Koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperlukan.
- Optimalisasi aset negara untuk lahan siap bangun.
Efisiensi Pembangunan Rumah
- Politisi Gerindra menyoroti pentingnya efisiensi pembangunan rumah pascabencana.
- Kayu gelondongan yang terbawa arus banjir dapat digunakan sebagai material bangunan.
- Program Bedah Rumah, BSPS, dan bantuan rehabilitasi dari Kementerian Sosial dapat dimanfaatkan untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan korban banjir di Aceh Tamiang dapat segera memiliki rumah layak dan aman, serta memulihkan kehidupan mereka pascabencana.
