News
Mahasiswa UBBG Gelar Pentas Seni dan Malam Amal untuk Korban Banjir Aceh
8 jam yang lalu
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) menggelar Pentas Seni Pertunjukan dan Malam Amal untuk Korban Banjir. Kegiatan yang bertema "Mahasiswa Seni Berkarya, Menggalang Dana, Peduli Bencana" berlangsung di Gedung Indoor Taman Seni dan Budaya Aceh, Sabtu (17/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mempersembahkan tiga pertunjukan teater, yaitu "Kisah Cinta Hari Rabu" karya Anton Chekov, "Ayahku Pulang" karya Usmar Ismail, serta "Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi" karya Gusmel Riyadh. Pertunjukan berlangsung meriah dan mendapat apresiasi dari penonton.
Pentas Seni dan Malam Amal
- Tiga pertunjukan teater dipersembahkan oleh mahasiswa UBBG.
- Kegiatan bertema "Mahasiswa Seni Berkarya, Menggalang Dana, Peduli Bencana".
- Hasil donasi dari penonton akan disalurkan untuk membantu korban bencana banjir dan longsor di Aceh.
Nilai Empati dan Kemanusiaan
- Ketua Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan UBBG, Fitriani, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas pertunjukan mahasiswa.
- Nilai empati sosial dan kemanusiaan dapat diwujudkan melalui seni.
- Mahasiswa belajar bahwa seni dapat menjadi media untuk berbagi dan membantu masyarakat yang tertimpa bencana.
Pembelajaran Nyata
- Pelatih teater dan dosen pengampu MK Teater, Beni Arona, S.E, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan output dari MK Pertunjukan Teater.
- Mahasiswa terlibat langsung mulai dari proses kreatif, manajemen pertunjukan, hingga pelaksanaan malam amal.
- Kegiatan didukung oleh UPTD Taman Seni dan Budaya dan Habib Music.
Kegiatan ini menjadi pembelajaran nyata tentang kerja tim, tanggung jawab, dan bagaimana seni dapat berkontribusi untuk kemanusiaan. Mahasiswa telah menjalani proses latihan rutin selama sebulan lebih di halaman kampus sebelum pentas seni dan malam amal ini berlangsung.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kepedulian sosial dan empati mahasiswa terhadap masyarakat yang tertimpa bencana, serta memberikan kontribusi nyata bagi korban banjir dan longsor di Aceh.
