Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Huntara Terbengkalai di Aceh Timur, Warga Terus Menunggu di Tenda

3 jam yang lalu

Empat bulan pasca banjir di Dusun Peulalu, Gampong Blang Seunong, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, kondisi warga masih memprihatinkan. Hunian Sementara (Huntara) yang seharusnya menjadi tempat tinggal bagi korban banjir terbengkalai setelah pekerja kabur karena tidak dibayar oleh kontraktor. Warga terdampak masih menempati tenda BNPB dan menghadapi berbagai kesulitan.

Kepala Dusun Peulalu, Amran, mengungkapkan bahwa mandeknya pembangunan Huntara diduga kuat karena masalah pengupahan. Para pekerja yang berasal dari Sumatera Utara meninggalkan pekerjaan dan utang di warung-warung warga setempat. Kondisi ini semakin memperburuk keseharian warga yang sudah kesulitan.

Dampak Terhadap Warga

  • Warga masih menempati tenda BNPB dan menghadapi kesulitan ekonomi serta kesehatan.
  • Pekerja meninggalkan utang di warung-warung warga setempat sebelum kabur.
  • Warga membangun barak darurat dari kayu bekas banjir untuk berteduh.
  • Kesehatan dan masa depan anak-anak di pengungsian menjadi kekhawatiran utama.

Tanggapan Pemerintah

  • Masyarakat Blang Seunong menilai Pemerintah Daerah abai terhadap nasib mereka.
  • Belum ada kunjungan pejabat pemerintah daerah untuk menindaklanjuti masalah Huntara.
  • Realisasi bantuan fisik berupa tempat tinggal yang layak masih nihil meskipun banyak pihak luar yang melakukan pendataan dan peninjauan.
Huntara Terbengkalai di Aceh Timur, Warga Terus Menunggu di Tenda