News
Pemerintah Janjikan Rehabilitasi Total Pasar, Sawah, dan Tambak di Aceh Tamiang Tahun Ini
5 hari yang lalu
Pemerintah berkomitmen untuk merehabilitasi pasar, sawah, dan tambak di Aceh Tamiang yang terdampak bencana. Program ini melibatkan beberapa kementerian dan menargetkan pemulihan lahan pertanian dan tambak serta keringanan kredit bagi pelaku usaha.
Pasokan bahan pokok di wilayah tersebut dinyatakan terkendali. Upaya ini bertujuan untuk memulihkan rantai pasok pangan dan aktivitas ekonomi di Aceh Tamiang.
Program Rehabilitasi
- 30 ribu tambak di Aceh, sebagian besar berada di Aceh Tamiang, masuk dalam program rehabilitasi.
- 8 ribu hektare sawah dari total 80 ribu hektare sawah terdampak di Aceh akan dipulihkan.
- Keringanan kredit bagi pelaku usaha terdampak bencana.
Pasokan Bahan Pokok
- Pasokan bahan pokok di Aceh Tamiang dalam kondisi terkendali.
- Pemerintah berkoordinasi dengan distributor untuk menjaga kelancaran distribusi dan mencegah lonjakan harga di pasar.
Tujuan Program
- Memulihkan rantai pasok pangan.
- Menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Aceh Tamiang pascabencana.
Program ini mencerminkan upaya pemerintah untuk memulihkan kondisi ekonomi dan sosial di Aceh Tamiang setelah bencana. Dengan adanya rehabilitasi ini, diharapkan aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan dengan normal dan masyarakat dapat segera pulih dari dampak bencana.
Pemerintah juga memastikan bahwa kebutuhan hunian sementara bagi warga terdampak bencana akan segera dipenuhi sebelum pembangunan rumah permanen dimulai. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tidak hanya memulihkan sektor ekonomi, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat Aceh Tamiang.
Dengan adanya program rehabilitasi ini, diharapkan Aceh Tamiang dapat segera bangkit dan kembali menjadi wilayah yang produktif dan sejahtera. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan program ini untuk memulihkan usaha dan kehidupan mereka pascabencana.
Program rehabilitasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain yang terdampak bencana, menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, pemulihan pascabencana dapat dilakukan dengan efektif dan efisien.
