News
UBBG Berikan Relaksasi SPP dan Santunan untuk 750 Mahasiswa Terdampak Banjir di Aceh
16 Januari 2026 15:48
Banjir bandang yang melanda Aceh telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat, termasuk mahasiswa. Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) menunjukkan kepeduliannya dengan memberikan bantuan pendidikan dan santunan biaya hidup kepada ratusan mahasiswa terdampak.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di halaman kampus UBBG, Kamis (15/1/2026). Bantuan yang diberikan meliputi relaksasi SPP tahap 2 untuk 500 mahasiswa dan santunan biaya hidup untuk 250 mahasiswa. Wakil Rektor II UBBG, Ully Muzakir, M.T., berharap bantuan ini dapat mengurangi beban mahasiswa yang terdampak bencana, terutama di tengah kesulitan ekonomi keluarga akibat banjir.
Bantuan Pendidikan dan Santunan
- Relaksasi SPP: Diberikan kepada 500 mahasiswa untuk meringankan biaya pendidikan.
- Santunan Biaya Hidup: Diberikan kepada 250 mahasiswa untuk membantu kebutuhan hidup sehari-hari.
- Penyerahan Simbolis: Dilakukan oleh Wakil Rektor II UBBG, Ully Muzakir, M.T., mewakili Rektor UBBG.
Harapan dan Dampak
- Meringankan Beban: Bantuan diharapkan dapat mengurangi beban mahasiswa yang terdampak banjir.
- Penyemangat: Rektor UBBG, Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si., berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi mahasiswa dalam menempuh perkuliahan.
- Empati dan Komitmen: UBBG berkomitmen untuk selalu hadir dan peduli terhadap kondisi mahasiswa, terutama saat menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.
Respon Mahasiswa
- Terima Kasih: Nia Azhari, salah satu mahasiswa penerima bantuan, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. "Ini sangat membantu biaya hidup saya pascabencana," ujarnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan mahasiswa terdampak banjir di Aceh dapat lebih fokus pada pendidikan mereka tanpa terbebani oleh kesulitan ekonomi yang diakibatkan oleh bencana alam.
Dampak Jangka Panjang
- Pendidikan Berkelanjutan: Bantuan ini diharapkan dapat memastikan bahwa mahasiswa terdampak banjir dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa hambatan finansial.
- Pemulihan Ekonomi: Dengan adanya santunan biaya hidup, mahasiswa dapat lebih mudah memulihkan kondisi ekonomi mereka pascabencana.
- Solidaritas Sosial: Kegiatan ini juga menunjukkan solidaritas sosial dari institusi pendidikan terhadap mahasiswa yang terdampak bencana, memperkuat ikatan antara universitas dan mahasiswanya.
